Merebut Kursi Aceh Selatan I dan II

Partai Demokrat Galau!

Partai Demokrat Galau!
Foto/SINDONEWS.COM
Penulis
Rubrik

Tapaktuan | Sebanyak 13 partai politik nasional dan lokal dalam mengusung bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan pada Pilkada 2018 mendatang, disebut-sebut sudah mengarah pada tiga pasangan calon. Bahkan, beberapa partai politik tertentu sudah menyampaikan sikap politik mereka secara terbuka. Partai Aceh, PKPI dan PBB misalnya, tiga partai politik lokal dan nasional tersebut, bersepakat mengusung Mirwan-Zirhan.

“Kita Mirwan-Zirhan,” ujar Ketua DPD PKPI Aceh Hendri Yono, beberapa waktu lalu. Begitu juga Partai NasDem, PAN, PPP dan bahkan kabarnya Golkar bersepakat memenangkan Teuku Sama Indra-Harmaini. “NasDem komit usung TS-Harmaini,” kata Taf Haikal, di Banda Aceh, Rabu (27/12/2017). Sedangkan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan Azwir-Amran, digadang-gadangkan diusung Partai Nasional Aceh (PNA) sebanyak satu kursi, PKB satu kursi, HANURA dua kursi, PDI-P satu kursi dan juga dua partai gurem: PDA dan PKS.

Sementara itu, Partai Demokrat hingga penghujung 2017 belum menyatakan sikap mendukung pasangan siapa. Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Aceh (PD) Dalimi melalui sambungan telpon, Rabu (27/12/2017) mengaku Partai Demokrat belum menyatakan sikap untuk mengusung bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan pada Pilkada 2018 mendatang.

“Kita lagi mengusulkan beberapa orang. Jadi lagi dikaji benar-benar, belum tahu persis. Masih diproses di Jakarta,” kata Dalimi. Akui Dalimi mengapa sikap politik Partai Demokrat untuk mengusung siapa pada Pilkada Aceh Selatan 2018 lama, karena ada waktunya. “Partai Demokrat itu ada waktunya, nanti sekaligus karena ada beberapa,” ujar Dalimi.

Dalimi juga belum bisa memastikan apakah sikap Partai Demokrat linier dengan sikap politik pada Pilkada Aceh Selatan, bersama-sama dengan PNA. “Belum tentu juga. Bisa jadi ia juga  tidak. Kalau provinsi Demokrat-PNA sama, tempat lain belum tentu harus sama. Tergantung hasil survey nanti,” kata pimpinan DPR Aceh itu.***

Komentar

Loading...