Sehubungan Libur Nasional Hari Raya Idul Adha 2018, Tabloid MODUS ACEH Tidak Terbit, Senin, 20 Agustus 2018. Terbit Kembali 27 Agustus 2018. Redaksi.

Orasi Politik Agus Harimurti Yudhoyono (bagian satu)

Pahami Masalah, Aspirasi dan Suara Jujur Rakyat

Pahami Masalah, Aspirasi dan Suara Jujur Rakyat
Foto: Ist

Sabtu, 9 Juni 2018 lalu, Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu 2019, Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan orasi politik bertajuk “Dengarkan Suara Rakyat”. Dalam orasi yang disampaikan di Jakarta Convention Center itu, AHY menyorot beberapa isu penting yang terjadi di masyarakat saat ini. Nah, apa saja kata AHY? Berikut penuturannya.

MODUSACEH.CO | Marilah kita bersyukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala nikmat dan keberkahan-Nya. Sambil terus menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, mari sejenak melakukan refleksi terhadap apa yang terjadi di negeri kita akhir-akhir ini.

Bulan lalu, kita menyaksikan sejumlah peristiwa yang cukup mengguncang negeri dan menyita perhatian internasional. Dalam situasi ekonomi yang tidak mudah, masyarakat kita dihentakkan oleh gangguan dan ancaman keamanan.

Insiden di Mako Brimob Kelapa Dua yang diikuti serangkaian bom bunuh diri di sejumlah gereja di Surabaya, serta terjadinya serangan teror terhadap aparat keamanan di beberapa wilayah adalah peringatan keras untuk kita semua.

Kita merasakan duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa. Utamanya, mereka yang sedang beribadah. Dan mereka yang sedang menjalankan tugas. Kita juga mengutuk keras, segala bentuk aksi teror di muka bumi ini. Kita tidak boleh kalah menghadapi terorisme dan tujuan-tujuannya.

Kita kalah, apabila aksi teror itu membuat kita terpecah belah dan saling mencurigai satu sama lain. Kita juga kalah, apabila dalam upaya melawan terorisme, justru terpancing untuk menggunakan cara-cara teroris. Cara-cara yang berada di luar hukum, dan melanggar hak-hak dasar warga negara.  “Terrorism has no religion. Terorisme tidak punya agama. Terorisme adalah musuh semua agama. Terorisme musuh kita semua,” tegas  AHY.

Masih kata AHY. “Kita mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah dan DPR. Baik melalui aksi penanggulangan terorisme oleh TNI/Polri di lapangan, maupun upaya legislatif melalui pengesahan Undang-Undang Anti Terorisme. Tetapi apresiasi saja tidak cukup. Kita jangan diam,” ajak AHY.

20180611-ahy2

AHY bersama ulama Aceh (Foto: Liputan Aceh)

Sebagai warga bangsa, kita patut membantu upaya pemerintah dan DPR untuk mengatasi permasalahan keamanan ini. Negeri ini milik kita semua. Bukan hanya milik mereka yang berada di pemerintahan maupun di parlemen. Artinya, kita semua punya hak dan kewajiban. Serta secara moral, turut bertanggung jawab untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan di negeri ini. Tidak hanya dalam isu-isu keamanan negara, tetapi juga aspek-aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara lainnya.

“Saya meyakini, untuk memahami permasalahan dan  aspirasi rakyat, kita semua harus sebanyak-banyaknya turun ke lapangan. Bertemu langsung, menyapa, dan mendengarkan suara rakyat. Suara yang jujur. Suara yang apa adanya. Dari hati, tanpa dimanipulasi. Malam hari ini, izinkan saya mewakili segenap kader Partai Demokrat di manapun berada untuk menyampaikan dan menggemakan suara rakyat Indonesia”.***

Komentar

Loading...