Breaking News

Janji tak Semanis Bukti

Oknum PNS Pemko Banda Diciduk Polisi

Oknum PNS Pemko Banda Diciduk Polisi
Oknum PNS Pemko Banda Aceh tipu pegawai honorer (Foto: Ilustrasi Riau86.com)

Banda Aceh | Mulutmu , harimaumu. Dan, jika janji tak semanis bukti, maka ada resiko yang harus diterima dan hadapi. Nasib apes itulah yang kini harus diterima IY (36), oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Pemko Banda Aceh.

Diduga telah menipu pegawai honor puluhan juta, warga Ulee Kareng, Banda Aceh ini terpaksa bermalam di “hotel” prodeo, Mapolresta Banda Aceh, sejak 6 Maret 2019 lalu.

Memang, media ini sempat mendengar sas sus bahwa IY telah menipu seorang warga. Namun, sejumlah pegawai dan staf di Pemko Banda Aceh saat ditanya media ini berani memastikannya. “Info yang beredar memang begitu, tapi saya tak berani berbicara, takut salah dan bisa terjerat hukum,” kata seorang staf di Pemko Banda Aceh, awal Maret 2019 lalu kepada media ini.

Hasilnya benar juga, korban yang kemudian diketahui bernama Maria Ulfa (29), merupakan pegawai kontrak di Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR). Dia warga Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, ada Fitra (29) warga Lhoknga, Aceh Besar, dan Darnelly (29) warga Lampeuneurut, Aceh Besar. Kedua korban merupakan pegawai honorer pada satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Entah sadar telah tertipu, ketiga korban kemudian melapor ke Polda Aceh, 4 Februari 2019. Sehari kemudian, polisi dari Dir. Krimsus Polda Aceh mengamankan tersangka IY, 5 Maret dan mulai 6 Maret 2019 menahannya.

20190320-kabid-humas-polda-aceh

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono (Foto: Humas Polda Aceh)

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono menjelaskan. Dugaan penipuan itu dilakukan tersangka IY pada 28 Juli 2018. Tersangka bertemu dengan korban di Mushala SPBU Jeulinke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Tersangka IY menjanjikan korban diangkat menjadi PNS. Tersangka meminta biaya untuk ketiganya sebesar Rp 86 juta. Namun, ketiga korban tidak kunjung diangkat sebagai PNS, walau mereka menyerahkan uang seperti yang diminta.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka menggunakan uang tersebut untuk membayar uang korban lain, yang pernah dijanjikan tersangka menjadi pegawai negeri sipil," sebut Kombes Pol Ery Apriyono.***

Komentar

Loading...