Iklan Ucapan Selamat Puasa Ramadhan
Iklan TRH sambut Puasa Ramadhan 1439

Diduga Berbuat Mesum

Oknum PNS Kantor Gubernur Aceh dan Mahasiswi Kedokteran Ditangkap Warga

Oknum PNS Kantor Gubernur Aceh dan Mahasiswi Kedokteran Ditangkap Warga
ist
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Sejumlah warga mengamankan pasangan yang diduga berbuat mesum di satu rumah kontrakan, Lorong Tunggal, Gampong Lamgugob, Kota Banda Aceh, Sabtu,(24/3/2018), sekitar pukul 2.00 WIB. Kedua pasangan non muhrim itu adalah pria berinisial SM, yang mengaku sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan berkerja di Kantor Gubernur Aceh. Sementara, wanita berinisial CF, mahasiswi Kedokteran satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Banda Aceh. Saat ini  sedang choast di Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Berdasarkan pengakuan warga pada media ini, Sabtu (31/3/18). Awalnya, beberapa orang pemuda curiga dengan tingkah laku CF, dan mendengar ada suara laki-laki dari kontrakan CF. Sementara, menurut sepengatahuan warga, CF tinggal seorang diri dikontrakan tersebut. Selanjutnya, para pemuda melakukan pengintaian disamping rumah dan mengintip lewat tembok belakang.

Merasa yakin, para pemuda langsung mengetuk pintu depan, namun tidak pernah dibuka. ”Lalu, beberapa pemuda naik pagar belakang rumah, bermaksud memanggil dari belakang rumah. Tanpa sengaja, mereka melihat ada seorang laki-laki mencoba keluar dari pintu belakang, karena sudah ada orang di belakang, pria yang kemudian diketahui SM masuk lagi dalam rumah,” kata warga Lamgugob yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Lalu, para pemuda langsung menghubungi warga lain yaitu, kepala jurong (lorong), dan Geuchik (Kepala Desa) Gampong Lamgugob, serta beberapa anggota Satpol PP dan WH Banda Aceh. ”Setelah kita kumpul bersama, baru kita ketuk lagi pintunya. Setelah dibuka, ternyata betul ada seorang pria dalam rumah kontrakan itu, dan langsung kita amankan,” ungkapnya.

Sementara itu, penyidik Satpol PP dan WH Aceh Marzuki membenarkan bahwa  pihaknya telah menerima pasangan terduga mesum dari warga Lamgugob, Banda Aceh, dan mengakui jika pasangan laki-laki berdinas di Kantor Gubernur Aceh. Namun, dia tidak bisa menjelaskan lebih rinci, karena ketika diserahkan dia sedang izin alias tidak berdinas. "Langsung konfirmasi pada Kadis atau Sekretaris aja Bang," saran Marzuki melalui pesan WhatsApp, pada media ini, Sabtu malam.

Setahu Marzuki, persoalan tersebut telah selesai, karena dia telah melihat surat perjanjian antara terduga pasangan mesum dengan perangkat Gampong Lamgugob. Itu sebanya, pasangan tersebut telah ditangguhkan atau dilepas. "Pelangaran pasal 23 ayat 1, maka pasal 24 disebutkan, agar diselesaikan dengan qanun adat istiadat, apabila tidak ada kesepakatan maka baru diselesaikan dengan qanun," tegas Marzuki mengakhiri penjelasannya. Wah, enak benar ya. Berbeda dengan rakyat kecil, langsung di tahan dan cambuk.*** 

Komentar

Loading...