Breaking News

Nova Iriansyah dan Musim Plt Bersemi

Nova Iriansyah dan Musim Plt Bersemi
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyerahkan SK Plt Ketua MAA, Ketua MPA dan Kepala Baitul Mal Aceh, pekan lalu di Pendopo Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh (Foto: Ist)

Kekuasaan memang sangat melekat dengan kewenangan. Itu terjadi di semua organisasi, baik politik maupun pemerintahan. Karena itu, butuh adanya penyeimbang.

Banda Aceh | Selain kursi Setda Aceh, ada sejumlah posisi lain yang dipimpin pelaksana tugas (Plt). Kondisi ini bergerak lurus dengan kursi Nova Iriansyah sebagai Plt Gubernur Aceh. Benarkah akibat pengaruh kekuasaan dan kewenangan?

Jika tidak, bukan mustahil kekuasaan dan kewenangan akan dijalankan dengan sewenang-wenang. Bahkan, otoriter dan cenderung menyuburkan praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Itu sebabnya, kekuasaan dan kewenangan seseorang, sangat berpengaruh bagi kekuasaan dan kewenangan orang lain. Tentu, pada kelompok yang berbeda. Sebab, basis kekuasaan yang dipergunakan seseorang dalam berkuasa sangat beragam.

Misal, ada karena referent power (kekuasaan rujukan), coercive power (kekuasaan paksaan), expert power (kekuasaan kepakaran), reward power (kekuasaan penghargaan), information power (kekuasaan informasi) dan connection power (kekuasaan yang berhubungan).

Nah, walau tak sama persis, potret “buram” iklim jajaran Pemerintah Aceh dibawah kendali Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat ini, setidaknya mensahihkan adanya refrensi tadi. Dalam kalimat lain; ketika Nova Iriansyah menikmati musim Plt bersemi!

Simaklah, sejak Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 3 Juli 2018 lalu. Nyaris kekuasaan dan kewenangan Nova Iriansyah tanpa kontrol dan penyeimbang.

Akibatnya, berbagai keputusan yang diambil Nova tak mulus atau kerap mendapat kritik jika tak elok disebut; pelawanan! Walau akhirnya relatif reda. Tapi, ibarat asap, bukan mustahil sewaktu-waktu akan memantik bara api. (selengkapnya baca edisi cetak).***

Komentar

Loading...