Sehubungan Libur Nasional Hari Raya Idul Adha 2018, Tabloid MODUS ACEH Tidak Terbit, Senin, 20 Agustus 2018. Terbit Kembali 27 Agustus 2018. Redaksi.

Terkait Komentar Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali

Nico, Staf Khusus Irwandi Yusuf: Yang Nyinyir dan Berlagak Sok Tahu Jadi Pelajaran Untuk Bicara!

Nico, Staf Khusus Irwandi Yusuf: Yang Nyinyir dan Berlagak Sok Tahu Jadi Pelajaran Untuk Bicara!

Banda Aceh | Meski penandatanganan Memorendum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Aceh dengan Kanwil Kemenkumham Aceh, tentang pelaksanan uqubat cambuk di Lapas telah dilakukan. Perang opini melalui status di media sosial (medsos) belum juga usai. Terutama dari orang dekat di lingkaran Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Salah satunya bernama Nico. Lihat saja, untuk menanggapi komentar Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali. Irwandi Yusuf meng-apload beberapa foto, seolah memberi isyarat bahwa sebelum pelaksanaan cambuk di Lapas, dia telah berkomunikasikan dengan sejumlah pihak, termasuk MPU Aceh.

“Salah satu rapat dengan Forkopimda, WN, MPU, MAA dsb membahas Pergub No 15 Tahun 2018 tentang pelaksanaan uqubat sebagai turunan Qanun Jinayah,”tulis Irwandi Yusuf di dinding facebooknya, diikuti 6 lembar foto. Memang, dalam foto itu jelas terlihat beberapa orang hadir, seperti: Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmuh Al-Haytar, Kajati Aceh Chairul Amir, Kadis Syariat Islam Munawar A Jalil, Ketua MPU Prof Muslim Ibrahim, dan sejumlah tokoh lainnya.

Celakanya, para nitizen tak percaya dengan status Irwandi Yusuf tersebut. Bahkan, pemilik akun facebook Har meng-cupture pernyataan Tgk H Faisal Ali yang mengatakan. Pemindahan Hukuman Cambuk ke Lapas (LP) tak Dimusyawarahkan dengan MPU. Disinilah, muncul penyataan Irwandi Yusuf yang menanyakan: siapakah yang dusta?

20180414-3b3c9729-2f75-4be4-bc66-882bff7ac33a

Lalu, pernyataan Irwandi Yusuf disambut beragam komentar warganet. Sebut saja,  pemilik akun Sidom Apuii. Dia tegas mengatakan “Yg betoi MPU aceh”. Komentar Sidom Apuii diaminkan akun Jol Juli, “Sang Han mungken ulama sebagoe warisatul Ambiya meudusta. Nyoe ureung Laen bisa jd,”tulisnya.

Nah, karena banyaknya komentar yang mendukung Tgk H Faisal Ali. Lantas, muncul komentar dari akun Nico Johnnico Apriano, membela Irwandi. Nico yang juga Staf Khusus Gubernur Aceh memberikan komentar: “Yang nyinyir dan yang belagak sok tau sudah bisa jadi pelajaran untuk bicara. Pak Gub Irwandi Yusuf sudah menjelaskan foto dan kronologisnya dan gak usah berdebat.  Belajarlah dari pengalaman. Karena akan kelihatan kualitas kita. Salam Aceh Carōng,” tulis Nico.

Memang, apa yang disampaikan Nico bisa jadi ada benarnya. Sebab, selain bukti foto yang telah di-apload Irwandi Yusuf. Dalam notulensi rapat yang diterima media ini, Ketua MPU Aceh Prof. Muslim telah memberikan pandangannya.  Dalam notulensi itu tercatat, “Menanggapi Gubernur Prof Muslim mengawali penjelesannya membacakan maksud dalam Alquran ayat 2, Surat Annur  dan hendaklah pelaksanaaan hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. Ada dua hal yang perlu saya sampaikan. Pertama ayat tersebut memerintahkan untuk disaksikan, agar menjadi pelajaran bagai yang lain, dari sisi lain perlu kita tutup dari media agar tidak terekspos. Sebenarnya sekelompok orang yang dimaksudkan dalam ayat itu cukup 9 orang saja yang menyaksikannya dalam pelaksanaan uqubat di depan umum. Dan keinginan Pak Gubernur untuk melaksanakan di LP menjadi pilihan yang tepat,” kata Prof Muslim sesuai isi notulensi itu.***

 

 

 

 

 

Komentar

Loading...