Nelayan Tradisional Peureulak Kembali Tangkap Pukat Trawl

Nelayan Tradisional Peureulak Kembali Tangkap Pukat Trawl
Bot pukat harimau yang disita nelayan (Foto: Mahyuddin)

Aceh Timur | Nelayan tradisional di Desa Seumatang Muda Itam, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, kembali melakukan penangkapan terhadap pukat Trawl atau pukat harimau yang dianggap semakin meresahkan masyarakat nelayan tradisional di kawasan itu.

Informasi yang diperoleh MODUSACEH.CO, nelayan tradisional melakukan penangkap sekitar pukul 09.00 WIB,  kurang 4 mill laut, tempat biasannya para nelayan jaring udang mencari ikan.

Pukat Trawl yang ditangkap itupun akhirnya digiring dan disandra para nelayan yang merasa kesal dan diikat, di pinggiran alur sungai Desa Seumatang Muda Itam.

Kepala Desa Seumatang Muda Itam Masnur Idris saat dikonfirmasi MODUSACEH.CO, Selasa (6/11/2018) siang, membenarkan adanya penangkapan satu unit Pukat Trawl yang diduga mengambil ikan di pinggiran laut tempat biasanya para nelayan tradisional mencari ikan dan udang. "Ia benar ada penangkapan pukat trawl oleh nelayan tadi pagi, sampai saat ini masih ada dipinggir sungai," kata Masnur, saat menjawab media ini.

Kasus penyanderaan dan penangkapan Pukat Trawl dikawasan perairan Aceh Timur itu, bukan kali pertama ini terjadi. Sebelumnya juga atau (24/10/2018) lalu, nelayan di kawasan Seumatang Muda Itam juga menagkap trawl yang menangkap ikan sekitar 3 mill. Sempat terjadi keributan antara  awak pukat trawl dengan nelayan setempat. Namun akhirnya dapat diselesaikan secara damai di meunasah desa setempat, yang dimediasi panglima laot serta Muspika setempat.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...