Breaking News

Nek Ros, Kuasai Enam Bahasa Asing, Tiga Belas Bahasa Daerah Secara Otodidak

Nek Ros, Kuasai Enam Bahasa Asing, Tiga Belas Bahasa Daerah Secara Otodidak
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Simeulue 02

Simeulue | Tua-tua keladi semakin tua semakin menjadi, pepatah lama itu layak disematkan pada Rosmawati, nenek berusia setengah abad lebih yang menguasai Enam Bahasa Asing dan Tiga Belas bahasa Daerah.

Betapa tidak, meski usianya sudah 53 tahun Nek Ros sapaan akrabnya cukup menguasai bahasa Inggris, Arab, India, Mandarin, Hokkien dan Malaysia secara lisan dan tulisan. Ditambah bahasa daerah seperti Aceh, Gayo, Singkil, Jawa, Banten, Bandung, Mandailing, Batak, Nias, Melayu, dan Tiga bahasa daerah Simeulue, Devayan, Sigulai, dan Bahasa Aneuk Jame. Hebatnya lagi Nek Ros menguasai semua bahasa tersebut secara otodidak, tanpa sekali pun mengikuti kursus bahasa.

Menurut nenek yang telah memiliki lima cucu ini, menguasai banyak bahasa itu menjadi suatu kebanggaan tersendiri baginya, mengetahui banyak bahasa itu membuka wawasan dan membuat kita bisa mencapai hal-hal yang tidak dapat dijangkau semua orang. "Nenek suka mendengar dan mempelajari banyak bahasa baik itu bahasa asing ataupun daerah, karena jadi satu kebanggan tersendiri kalau dapat menguasai banyak bahasa itu, dan bahasa membuat kita dapat berkomunikasi dengan banyak orang," jelasnya saat ditemui di rumahnya, desa Anaao, Kecamatan Teupah Selatan, Jum'at (17/11/17).

Nenek yang juga berprofesi sebagai guru (PNS) di SDN 11 Teupah Selatan itu, menjelaskan awal mula ia bisa menguasai banyak bahasa, baik asing atau daerah, semua bermula saat ia bersekolah di salah satu Sekolah Dasar Pasantren Tembung, Medan, pada tahun 1980. Nek Ros yang tinggal dengan orang tua dilingkungan yang banyak pendatang dari berbagai daerah menjadi awal mulanya. "Dulu tempat tinggal nenek itu banyak orang luar, jadi nenek banyak berkomunikasi dan berteman dengan banyak orang yang bahasanya lain dari nenek, mungkin itu sebabnya nenek banyak tahu bahasa luar dan daerah," jelasnya.

Hingga sekarang nenek yang memiliki empat anak terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan ini, telah banyak mendapat penghargaan dari berbagai instansi pemerintahan, baik itu tingkat kabupaten, provinsi, dan bahkan tingkat nasional. "Cukup banyak penghargaan-penghargaan berbentuk sertifikat dan piala yang sudah nenek dapat, kurang lebih sudah lima puluh tujuh sertifikat yang nenek simpan di lemari itu," ungkap Nek Ros, sembari dicampur dengan bahasa Inggris.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...