Breaking News

Zona Merah Pegawai Negeri Sipil

Nasrul Yuliansyah: Bireuen Kelebihan Pegawai, Tapi Guru Kurang

Nasrul Yuliansyah: Bireuen Kelebihan Pegawai, Tapi Guru Kurang
Nasrul Yuliansyah
Penulis
Rubrik

Bireuen | Kabupaten Bireuen kelebihan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun tenaga guru di Sekolah Dasar (SD) kurang, terutama guru kelas. Begitupun demikian proses belajar mengajar tetap berjalan karena dibantu guru bakti.

“Kegiatan sekolah tetap berjalan karena ada guru honor, guru bakti. Guru itu bertahan karena beranggapan akan menjadi PNS,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Bireuen Nasrul Yuliansyah, kepada MODUSACEH.CO, Rabu (20/9/2017).

Memang untuk menjadi PNS peluangnya sangat kecil, karena Kabupaten Bireuen kelebihan pegawai, ”Bireuen dianggap zona merah PNS, artinya kelebihan pegawai,” kata Nasrul.

Diakui Nasrul, walaupun tertutup peluang pegawai, pihaknya tetap berupaya mengusulkan kuota kekurangan guru kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan).

”Namun diminta bersabar dulu karena kita kelebihan pegawai. Tapi di guru kurang. Sebenarnya guru tak boleh kurang, sama seperti tenaga medis,” jelas Nasrul.

Sebut Nasrul, ratusan guru SD yang kurang terdapat di enam kecamatan yakni, Kecamatan Makmur, Peudada, Plimbang, Jeunib, Pandrah dan Simpang Mamplam.

“Itu baru guru, belum termasuk guru agama, guru Penjas, sekolah yang kekurangan itu masih berjalan lantaran ada guru bakti,” jelasnya kembali.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bireuen, Drs. M Isa, MM ditempat terpisah mengatakan. Pihaknya sudah mengusulkan kekurangan guru itu ke Menpan.

“Dari kebutuhan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga sudah kita usulkan, cuma ada informasi yang akan diterima pada tahun 2017 hanya guru dan tenaga kesehatan,” jelas M. Isa.

Jumlah usulan untuk guru 217 orang dan tenaga kesehatan 82 orang.

”Itu yang kita kirim datanya, masalah disetujui atau tidak saat dilakukan tes, itu bukan hak kita, yang lulus nantinya sesuai dengan hasil seleksi,” terang M Isa.***

Komentar

Loading...