Terkait Pemukulan Keuchik Lampulo

Muzakir Tulot: Saya Dikhianati dan Emosi!

Muzakir Tulot: Saya Dikhianati dan Emosi!
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Muzakir Tulot mengaku dirinya merasa dikhianati Keuchik Lampulo Samsul Mukhtar. Ini terkait Surat Numpang Nikah (NA) untuk putranya yang dikeluarkan Samsul, tanpa ada pemberitahuan kepada pihak keluarga atau dirinya. Akibatnya dia tersulut emosi dan akhir menonjok wajah Samsul Mukhtar usai shalat Isya di Masjid Masjid Lampulo, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Senin (14/1/2019) malam.

Itu disampaikan Kadishub Kota Banda Aceh kepada wartawan media ini, Rabu sore (16/1/2019) di Banda Aceh.

“Tidak ada niatan untuk memukul Keuchik Lampulo. Namun, karena rasa kecewa yang mendalam dan saya merasa dikhianati keuchik yang mengeluarkan surat NA dan tidak memberitahu kepada saya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, surat NA telah dikeluarkan Samsul Mukhtar jauh sebelum anaknya menikah. “Bayangkan, anak saya menikah sejak Oktober 2018. Dan saya orang tua kandungnya baru mengetahui Desember 2018. Sehingga terbukti Samsul mengeluarkan surat NA sudah lama,” ungkapnya. 

Sebab itu, Muzakir merasa sedih, sebagai orang tua kandung tak mengetahui perihal anaknya menikah. “Saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi sekarang. Anak saya menikah secara diam-diam. Selaku orang tua kandung, saya tidak mengetahui hal tersebut,” jelasnya dengan nada sedih. 

Menurutnya, pemukulan itu terjadi secara spontan. Karena merasa kesal, atas perbuatan Keuchik Lampulo yang sudah diperingatkan berulang kali untuk tidak mengeluarkan surat NA.

“Saya berulang kali sudah meminta untuk tidak dikeluarkan surat NA untuk anak laki laki saya menikah. Sebelumnya, dia (keuchik) membenarkan. Tapi, setelah itu dia keluarkan juga. Apa seperti itu perbutan seorang keuchik,” ungkapnya kesal.

Muzakir menyampaikan, alasan untuk tidak mengeluarkan surat NA agar putranya tak menikah dulu. “Saya menginginkan anak laki-laki untuk menyelesaikan dulu S2. Serta sukses dalam karir seperti kakak letingnya di kampus,” ujar Kadis Perhubungan Kota Banda Aceh ini.***

Komentar

Loading...