Dibalik Pernikahan Kedua Walikota Sabang Zulkifli Adam

Mulyanasari: Dia Pernah Bersumpah Itu Bukan Istrinya!

Mulyanasari: Dia Pernah Bersumpah Itu Bukan Istrinya!
Foto: Facebook Mulyanasari/Saat Bersama Zulkifli Adam
Rubrik

Banda Aceh | Mulyanasari, istri pertama Walikota Sabang, Zulkifli Adam, akhirnya angkat bicara seputar pernikahan kedua (poligami) diam-diam yang dilakukan Zulkifli Adam. Pada wartawan MODUSACEH.CO, Muhammad Saleh, Jumat malam (31/3/2017), melalui pesan singkat (SMS), Mulyanasari atau akrab disapa Ibu Sari oleh warga Sabang, menuturkan kisahnya. Berikut penuturannya. Benar itu facebook (fb) saya. Isinya juga begitulah adanya, walau pun ada pihak yang tidak percaya, tapi itulah kenyataannya. Jika Anda kurang yakin, bisa tanyakan pada Pak Dolah di Bagian Humas Pemko Sabang. Saya sudah bilang dan ungkap semuanya dan buktinya sudah saya beri dan perlihatkan pada Pak Dolah.

Saya sudah tak tahan dan telah memutuskan bahwa kami akan bercerai dan saya anggap sudah tidak ada hubungan keluarga atau ikatan pernikahan lagi dengan dia (Zulkifli Adam). Saya pun sudah membawa masalah ini ke KUA di Sabang.

Sebagai istri pertama dan sah dinikahkan, tapi saya tidak tahu pasti kapan dia menikah lagi dengan perempuan itu, yang jelas anaknya itu sudah berumur kira-kira satu tahun. Itu terlihat dari fotonya. Begitupun, untuk lebih jelas dan akurat, tanyakan saja pada Pak Zul.

Saya menceritakan ini merupakan hak saya sebagai istri pertamanya. Detilnya saya tidak bisa jelaskan, kapan dan dimana dia menikah serta kapan anak itu lahir? Tapi insting saya bicara, dia menikah lagi kira-kira setahun, setelah jadi Walikota Sabang, karena saya temukan foto keduanya saat dalam mobil. Saya baru tahu kembali saat saya di Jakarta beberapa hari lalu. Saat saya lihat fotonya dulu, dia bersumpah bahwa itu bukan istrinya. Tapi saya tidak tahu rupanya hubungan mereka berlanjut.

Kalau ditanya apakah tindakan saya yang membuat prahara rumah tangga kami di media sosial (facbook) telah membuat dia (Zulkifli Adam)  malu? Lho, kalau ndak mau malu ya jangan berbuat. Karena itulah, kini dia sudah menjadi orang asing bagi diri saya. Dan saya sudah ke KUA untuk mengugat cerai. Kita lihat aja nanti bagaimana hasilnya.

Begitupun, dia masih di rumah dan ngotot ndak mau bercerai. Malah mengancam saya. Katanya, kalau saya dekat dengan pria lain akan dia habisi. Aneh itu orang. Dia kenapa boleh? Tapi, saya tetap sabar dan berdoa. Sebab, saya yakin dalam hidup pasti ada cobaan. Dan saya yakin, Allah masih sayang pada saya. Insya Allah! Saya menikah tahun 2002 dan kami sudah dikarunia lima anak.

Jika ada kabar bahwa saya sudah mengembalikan mobil dinas milik Pemko Sabang, saya katakan juga benar. Karena saya bukan Ibu Walikota Sabang lagi. Saya masyarakat biasa dan akan hidup normal seperti yang lain. Semua saya serahkan kepada Allah SWT. Makanya, saya selalu bisa tersenyum. Jika Allah memberikan cobaan seperti ini, berarti Allah masih sayang kepada saya. Hidup hanya sementara, untuk apa kita sombong dan berbuat yang bukan-bukan.***

Komentar

Loading...