Dibalik Keluhan Pelayanan Poli Eksekutif RSUDZA Banda Aceh

Muhammad Mada: Saya Kecewa Karena Antri!

Muhammad Mada: Saya Kecewa Karena Antri!
Istimewa/MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | Penjelasan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zaionel Abdidin (RSUDZA) Banda Aceh, dr Fachrul Djamal Sp.An (Kic), yang meminta pasien Poli Eksekutif di rumah sakit itu, menyampaikan keluhan pelayanan pada dirinya, mendapat tanggapan dari Muhammad Mada atau akrab disapa Cek Mada. “Saya sudah sampaikan pada dokter Fachrul Djamal saat Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Fakultas Kedokteran Unsyiah. Saya katakan, kalau pelayanan memang sudah bagus alias angkat jempol, tapi soal antrian, ini yang jadi soal,” begitu kata Cek Mada pada media ini, menanggapi pernyataan dr. Fachrul Djamal, Jumat sore (7/4/2017) di Banda Aceh.

(baca; Terkait Keluhan Pelayanan di Poli Eksekutif RSUZA Banda Aceh, dr Fachrul Djamal: Kalau Ada Pelayanan Kurang Baik, Lapor Saya!).

Diakui Cek Mada, soal  pelayanan baik memang angkat jempol. “Kita  dilayani dengan baik, mulai dari pendaftaran sampai di antar ke Poli 13, lantai dua atau Poli Eksekutif dengan dokter yang bisa kita pilih sendiri,” sebutnya. Nah, setelah diperiksa dokter dan menjalani periksaan melalui CT Scan, kemudian ke ruang radiologi, dirinya berpisah dengan perawat tadi. “Dia jalan lurus, saya belok kanan. Rupanya perawat itu masuk ke ruang administrasi radiologi, sementara saya harus antri bersama pasien BPJS lainnya, menunggu pemeriksaan dengan dokter. Disitulah saya kecewa. Sebab, saya bayar sendiri, Rp 750 ribu,” ungkap pemegang kartu Poli Eksekutif dengan nomor register 95/27815-1107502 ini.

Menurut Cek Mada, dari informasi yang dia peroleh sebelumnya, Poli Eksekutif memang berbeda dengan pelayanan biasa. Karena bayarannya terpisah dari BPJS, maka ada perbedaan pelayanan. Faktanya sebut dia, sama antri dengan pasien BPJS. “Jadi, eksekutifnya dimana,” gugat Cek Mada, yang menjalani pemeriksaan pertenggahan tahun 2016 di Poli Eksekutif, RSUZA Banda Aceh.

Begitupun, soal pelayanan diakui Cek Mada cukup baik dan ramah. Itu dia dapatkan setelah menjalani pemeriksaan melalui CT Scan, dirinya dipersilahkan pulang dan hasilnya akan diinformasikan. “Sekitar tiga atau empat jam kemudian atau sore hari ditelpon dan katanya hasilnya sudah bisa diambil. Lalu, diagnosa kembali, hasilnya tidak ada gangguan apapun,” kata Cek Mada yang hari itu melakukan pemeriksaan saraf.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...