Pengurus Inti Dihiasi Muka Lama

Mualem Pimpin KONI Aceh Hingga 2022

Mualem Pimpin KONI Aceh Hingga 2022

Banda Aceh | H. Muzakir Manaf (Mualem) resmi menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Periode 2018-2022. Dia dilantik Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman, di Anjong Monmata, Banda Aceh, Sabtu (26/1/2019) malam.

Bagi Mualem, ini merupakan periode kedua menahkodai KONI Aceh, setelah sebelumnya memimpin organisasi tersebut pada periode 2013-2018. Begitupun, pengurus inti yang dilantik masih dihiasi wajah lama, nyakni; Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar, Sekretaris Umum, Muhammad Nasir, dan Bendahara Umum, Kenedy Husein serta beberapa wakil ketua.

Dalam sambutannya Mualem mengakui, selama menjabat Ketua KONI Aceh Periode 2018-2022, dia bersama pengurus lainnya telah berhasil mengembangkan tugas dengan baik. Itu dibuktikan dengan beberapa percapaian yang sangat menggembirakan.

Mulai dari mengikuti Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) pada 2015, dengan memperoleh 25 medali emas. Dilanjutkan pada PON Jawa Barat 2018, kontingen Aceh memperoleh 8 emas atau berada di peringkat 17, dari 33 Provinsi. Padahal, pada PON sebelumnya, Aceh hanya memperoleh 3 emas atau berada di peringkat 25, dari 33 Provinsi yang mengikuti ajang olahraga tingkat nasional itu.

"PON Jawa Barat merupakan puncak percapaian KONI Aceh. Yang sangat menggembirakan adalah, untuk pertama kalinya menang dalam bidding PON 2024. Dengan dukungan semua pihak, Aceh sangat siap menjadi tuan rumah PON bersama Medan (Sumatera Utara)," ungkap Ketua DPA Partai Aceh itu.

Namun, dia meminta seluruh Pengurus KONI Aceh tidak puas dengan semua capaian tersebut. Bahkan, ia meminta jajaran untuk berkerja keras guna melaksanakan semua program yang telah disusun untuk program kerja lima tahun ke depan.

"Dalam waktu dekat, kita akan menghadapi PON Papua 2020. Saya yakin, jika kita berkerjasama sesuai dengan tugas masing-masing. Kita akan mampu meraih target prestasi 10 besar pada PON Papua. Dan kita akan mengutamakan atlit lokal. Namun, hanya beberapa atlet di cabang olahraga tertentu. Itu pun, kami kerja sama dengan Kodam Iskandar Muda," ungkap mantan Panglima GAM ini.

Mengawali arahannya, Tono Suratman mengucapkan selamat kepada Ketua Umum KONI, Muzakir Manaf setelah terpilih kembali untuk periode kedua masa bakti 2018-2022. Dia mengaku, dibawah kepemimpinan Muzakir Manaf, telah berhasil memimpin KONI Aceh, dengan bisa mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah PON Aceh 2024.

"Ini adalah sejarah, ini kesempatan dan strategi. Jadikanlah PON Papua 2020 sebagai pelajaran awal yang baik, program yang baik. Sehingga, saat PON Aceh 2024 lebih sukses dari Papua," harapnya.

Untuk mencapai hasil maksimal, menurut Tono Suratman, perlu ada kebijakan dari Pemerintah Aceh terkait infrastruktur dan anggaran serta pembinaan. Selain itu, dia berharap KONI Aceh terus membina koordinasi dan kerjasama dengan Pusat dan KONI seluruh Aceh, sehingga hubungan kita lebih baik.

"Jika semua ini dilakukan. Maka, saya yakin prestasi olahraga Aceh akan bagus ke depan. Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih pada Walikota Sabang, Nazaruddin telah memberi kesempatan pada kami melihat kilometer nol tadi, ini baru kali ini kita lihat," ujarnya.

Pelantikan itu dihadiri Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar, Ketua DPRA, Sulaiman, Seluruh Ketua KONI Se- Pulau Sumatera, Forkompinda, Kadispora Aceh, Darmansah, pelatih, pembina olahraga, dan para atlet.***

Komentar

Loading...