Ini Kata Kapolres Soal Tuntutan Masyarakat Pada PT Medco

Ini Kata Kapolres Soal Tuntutan Masyarakat Pada PT Medco
Masyarakat beberapa kecamatan saat melakukan aksi mempertanyakan tenaga kerja dari luar daerah di pintu masuk Blok A. Desa Blang Nisam Kecamatan Indra Makmue Aceh Timur. MODUS ACEH/ IST
Penulis
Rubrik
IDI | Masyarakat lima kecamatan di daerah operasional Blok A PT. Medco E&P Malaka di kawasan Desa Blang Nisam Kecamatan Indra Makmue Aceh Timur, mencurigai kurang lebih 27 orang tenaga kerja Non Skill dari luar Aceh yang diperkerjakan oleh rekanan Sub Kontrak PT. Medco.

Akibat dari kecurigaan tersebut, seratusan warga dari lima kecamatan, yakni Kecamatan Indra Makmue, Kecamatan Julok, Kecamatan Nurussalam, Kecamatan Darul Falah dan Kecamatan Simpang Ulim, sempat menggelar aksi demo di pintu masuk lokasi operasional blok A di Desa Blang Nisam Kecamatan Indra Makmue, Selasa (6/9/2016).

Upaya negosiasi dan sosialisasi hasil rapat Forum Muspida (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur yang dilaksanakan di aula Mapolres Aceh Timur baru- baru ini, Kapolres Aceh Timur dan pihak Pemkab Aceh Timur pada Rabu (7/9/2016) pagi, turun ke lokasi Blok A bersama pihak PT. Medco menjelaskan hasil rapat Forkopimda Aceh Timur kepada masyarakat lima kecamatan tersebut.

“Kita bersama pihak Pemkab Aceh Timur yang diwakili Sekretaris Forkopimda dan Muspika termasuk Danramil setempat telah bertemu langsung dengan masyarakat guna mensosialisasi hasil rapat Forkopimda kepada masyarakat lima kecamatan tersebut,”jelas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto pada MODUSACEH.CO.

Menurut Kapolres selain sosialisasi hasil rapat Forkompimda, pihaknya juga memfasilitasi antara masyarakat dengan pihak perusahaan migas tersebut tentang penerimaan tenaga kerja Non Skill. “Dimana selama ini pihak masyarakat mencurigakan ada 27 orang tenaga kerja non skill dari luar Aceh yang bekerja di bawah subkon di areal lokasi Blok A,”kata Kapolres.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan PT. Medco untuk melakukan pengecekan terhadap adanya tenaga kerja non skill dari luar Aceh disana. “PT. Medco berjanji akan melakukan pengecekan dan akan melaporkan kepada pihak kita besok,”jelas Kapolres.

Sementara hasil rapat Forkopimda Aceh Timur dengan pihak PT. Medco juga telah disampaikan kepada masyarakat lima kecamatan di daerah operasional Blok A. "Dimana setiap pekerja non skill pihak perusahaan akan berkoordinasi dengan pihak Muspika untuk perekrutan tenaga kerja, sedangkan untuk tenaga ahli, pihak Medco akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Timur dan hal ini telah diterima oleh masyarakat,” papar Kapolres.

Kapolres Aceh Timur pada kesempatan tersebut juga mengatakan pihaknya siaga mengamankan iklim investasi di Aceh Timur sehingga tercipta kondusifitas. “Sehingga perusahaan dapat berinvestasi dengan aman untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Kapolres Aceh Timur.

Sementara itu, Sekretaris Forkopimda Aceh Timur M. Amin, juga sangat mengharapkan, kondisi kondusif terjalin antara pihak perusahaan dengan masyarakat di daerah operasi Blok A. “Kita mengajak masyarakat Aceh Timur untuk memberikan peluang dan iklim investasi yang nyaman, aman kepada pihak investor seperti PT. Medco E&P Malaka,” harap M. Amin yang juga Kepala Kesbang Pol Aceh Timur.

Karena dengan hadirnya investasi di daerah ini, Kata M. Amin, tentunya ke depan akan menjadi sebagai penunjang untuk kesejahtearaan masyarakat Aceh Timur, “Semoga saja tidak ada lagi persoalan yang terjadi antara masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di Blok A Aceh Timur,” kata M. Amin.* | (Koresponden Aceh Timur)

Komentar

Loading...