Iklan HUT 16 TAHUN MODUS ACEH

Masuki Massa Tenang, KIP dan Panwaslih Aceh Ingatkan Paslon

Masuki Massa Tenang, KIP dan Panwaslih Aceh Ingatkan Paslon
Azhari Usman/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh I Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh berkerja sama dengan Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, mengeluarkan himbauan bersama untuk seluruh masyarakat di Acesetelah masa kampanye memasuki masa tentang.

Acara temu media di Media Canter KIP Aceh, Banda Aceh, Minggu 12 Februari 2017 dihadiri Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi, Ketua Panwaslih Aceh Samsul Bahri, Kapolresta Kota Banda Aceh Kombes.Pol. T. Saladin, Ketua KIP Banda Aceh Munawar Syah.

Dalam himbauannya Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi mengharapkan seluruh pasangan calon (paslon) dan tim kampanye agar mematuhi seluruh aturan tentang kampanye, pada masa tenang paslon dan tim kampanye juga dilarang melaksanakan kampanye dalam bentuk apapun.

Saat pemungutan suara dilarang mengenakan atribut yang memuat nomor, nama, foto, paslon dan simbol atau gambar partai politik. Terakhir Ridwan Hadi juga melarang menggunakan telepon genggam atau perekam gambar lainnya dibilik suara. Pangkas Ridwan Hadi.

Sementara Ketua Panwaslih Aceh Samsul Bahri, meminta bagi paslon, tim kampanye, tim relawan atau nama sebutan lain serta masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan kampanye diluar jadwal yang ditetapkan KIP Aceh, KIP Kabupaten/Kota.

Selanjutnya segala bentuk kegiatan kampanye seperti pertemuan terbatas serta pertemuan tatap muka dan dialog, rapat umum dengan jumlah terbatas, kegiatan kebudayaan ( pentas, seni, panen raya, konser musik), kegiatan olah raga ( gerak jalan santai, sepeda santai), perlombaan, kegiatan sosial ( bazar, donor darah, hari ulang tahun, dalam berbagai bungkusan seperti doa bersama, tasyakuran, seremonial peresmian dan mendirikan maulid juga dilarang.

Selain itu Panwaslih juga melarang menyebar alat peraga kampanye secara langsung maupun melalui media masa.

Masih kata Samsul Bahri bagi pejabat negara sampai aparat gampong, untuk tidak membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan satu paslon tertentu, untuk media cetak dan elektronik pihaknya melarang menyiarkan iklan, rekam jejak partai politik atau gabungan partai politik, paslon, tim kampanye yang mengarah pada kepentingan kampanye yang menguntungkan atau merugikan paslon.

Selanjutnya Samsul Bahri juga mengatakan akan memberikan sanksi bagi calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku," jelas Samsul Bahri.***

Komentar

Loading...