Breaking News

Perempuan Peduli Pendidikan

Maryam, Buka Taman Baca Anak Pantai di Pulo Aceh

Maryam, Buka Taman Baca Anak Pantai di Pulo Aceh
Anak-anak sedang berkumpul mendengarkan cerita inspiratif di Taman Baca Anak Pantai. Foto: Dok. Modusaceh.co

Aceh Besar | Berawal dari keinginan mencerdaskan generasi bangsa, Maryam, salah satu warga Desa Lampuyang, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, berhasil mewujudkan impiannya membuka Taman Baca Anak Pantai. Merupakan ide cemerlang dan tentunya bermanfaat bagi anak-anak di pulau paling ujung barat Indonesia, yang dinilai masih jauh dari kebiasaan membaca.

Meskipun baru tiga kali diadakan, namun, Maryam mengaku sangat bangga dan bahagia melihat perkembangan dan antusiasme anak-anak di daerah tersebut, yang mulai tertarik membaca. Padahal sebelumnya, anak-anak di Pulo Aceh khususnya di Desa Lampuyang, hanya menghabiskan waktu sore hari untuk bermain. "Saya melihat setiap hari anak-anak ini hanya bermain di sekitaran pantai. Kasihan juga waktunya terbuang sia-sia," kata Maryam kepada Modus Aceh, pada Jum'at, (6/4/2018).

Anak-anak di Desa lampuyang, Kec. Pulo Aceh, sedang membaca. Foto: Dok. Modusaceh.co

 

Taman Baca Anak Pantai, pertama kali di buka Maryam pada Kamis, 29 Maret 2018 lalu. Saat itu hanya ada 14 anak saja yang ikut membaca berbagai buku bacaan yang disediakan Maryam. Melihat adanya keinginan membaca dari sebagian anak yang sedang bermain, Maryam memutuskan kembali mengadakannya pada Jum'at, 2 April 2018. "Saat saya buka untuk kedua kalinya, alhamdulillah jumlah anak-anak ini bertambah satu anak, dari empat belas menjadi lima belas anak," terang Maryam.

Pada kesempatan ketiga kalinya, Kamis, 5 April 2018 (kemari), Maryam mengaku sangat terkejut dengan bertambahnya jumlah anak-anak yang sebelumnya 15 orang menjadi 50 orang lebih. "Alhamdulillah saya pikir ini luar biasa. Awalnya saya melihat banyak anak-anak yang lebih suka bermain, tapi sekarang malah lebih banyak yang membaca daripada bermain. Hari ini hampir 60 anak yang ikut," ungkapnya.

Maryam sedang menemani anak-anak membaca di Taman Baca Anak Pantai. Foto: Dok. Modusaceh.co

 

Perempuan lulusan S1, Jurusan Bahasa Inggris ini menceritakan, dirinya membuka Taman Baca Anak Pantai tersebut setelah mendapat inspirasi dari observasi sehari-hari di bibir pantai. "Setiap hari saya melihat anak-anak ini hanya bermain itu itu saja. Jadi merasa terinspirasi, bagaimana kalau anak-anak ini kita ajak membaca dan bermain hal positif yang dapat mencerdaskan mereka, supaya waktu mereka tidak sia-sia setiap sore," beber Maryam.

Taman Baca Anak Pantai akan buka 2 kali dalam sepekan. Dalam menjalankan misi pendidikan itu, Maryam turut dibantu sorang teman yang juga berasal dari Desa Lampuyang, bernama Nursanti. Selain itu, dia juga menerima dan akan berterimakasih apabila ada pihak tertentu yang ingin menyumbangkan buku-buku bacaan anak untuk menambah koleksi bacaan yang menurutnya masih kurang.

Sementara dalam menjalankan misi pendidikan ini, Maryam dibantu oleh RUMAN Aceh, yang bersedia terus memberikan pinjaman buku bacaan untuk anak-anak. Namun pinjaman buku dari RUMAN Aceh masih terbatas karena program yang digagas Maryam masih permulaan.

"Kedepan kita harapkan RUMAN Aceh memberikan pinjaman buku bacaan lebih banyak lagi agar adik-adik ini punya lebih banyak pilihan bacaan. Hingga saat ini mereka masih tetap bantu kita," harap Maryam.

Sedang memilih buku bacaan, di Taman Baca Anak Pantai. Foto: Dok. Modusaceh.co

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...