Keluar Lapas Tidak Sesuai Prosedur

Mantan Ketua DPRK Nagan Raya Dibekuk Saat Kembali ke Lapas

Mantan Ketua DPRK Nagan Raya Dibekuk Saat Kembali ke Lapas

Meulaboh | Kejaksaan Negeri Nagan Raya, mengeksekusi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Samsuardi alias Juragan (48) yang keluar Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Calang, Kabupaten Aceh Jaya, 5 Juli 2019. Namun, diduga ia keluar Lapas dengan cara menyalahi aturan.

Informasi yang diperoleh MODUSACEH.CO, Selasa (20/8/2019) sekira pukul 10.39 WIB menyebutkan. Tim Kejaksaan Negeri Aceh Jaya menangkap Samsuardi di Desa Datar, Kecamatan Krueng Sabee, daerah setempat. Mantan Ketua DPRK Nagan Raya itu diyakini hendak kembali ke Lapas setelah berpergian.

Nah, Senin, 19 Agustus kemarin, informasi sebenarnya telah beredar tentang keberadaan Samsuardi tidak ada dalam Lapas. Ia keluar dengan menggunakan mobil jenis Toyota Harier warna hitam bernomor polisi BL 551 FY dengan arah tujuan Kabupaten Nagan Raya.

Masih berdasarkan informasi yang dihimpun, setalah keberadaannya tidak ada di Lapas Aceh Jaya, pihak kejaksaan kemudian mengecek keberadaan Juragan. Hasilnya? Ternyata benar dia tidak ada di sana.

Lalu dilakukan penjajakan dan menemukan mobil Samsuardi melintas di Jalan lintas Banda Aceh-Meulaboh tepatnya di SPBU Teunom Kecematan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya dan terus diikuti dengan berkoordinasi dengan tim Kejaksaan yang lain untuk melakukan penghadangan.

Saat penangkapan, Juragan diketahui mengendarai sendiri mobilnya tersebut. Saat ini keberadaan mantan Ketua DPRK Nagan Raya itu sudah dibawa ke Kejaksaan Aceh Jaya.

Kasi Intel Kejaksaan Aceh Jaya, Ismail Syam membenarkan adanya penghadangan terhadap Samsuardi. Hanya saja pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

“Intinya saya membenarkan penangkapan dan penghadangan tersebut, namun belum bisa memberi keterangan karena masih dalam proses,” kata Ismail saat dikonfirmasi media ini.***

Komentar

Loading...