Breaking News

Reskrim Polres Aceh Barat

Ciduk Maling dan Penadah Sepeda Motor Curian

Ciduk Maling dan Penadah Sepeda Motor Curian
Barang Bukti. Foto: Juli Saidi

Meulaboh | Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Barat menangkap lima tersangka pencuri kenderaan roda dua. Kelima tersangka tersebut ditangkap, sekira pukul 23.00 Wib, Senin (02/04/2018). Peran lima tersangka untuk mencuri sepeda motor itu berbeda-beda. Tiga tersangka sebagai pencuri kenderaan di lapangan, sedangkan dua lagi sebagai penadah. “Dua tersangka sebagai penadah,” kata Polres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Marzuki, SH, dalam jumpa pers, Senin (09/04/2018).

Lima tersangka yang diamankan tersebut, berinisial Ari (pelaku pencurian), Aid (pelaku pencurian), Dod (pelaku pencurian), Kar (penadah) dan Khai (penadah). Tiga pencuri dan dua penadah tersebut, juga berasal dari kabupaten berbeda.

Dua penadah berasal dari Kluet Utara (Kuta Fajar), Kabupaten Aceh Selatan, sedangkan dari tiga tersangka pencurian, satu dari Meulaboh, Aceh Barat dan dua dari Kabupaten Nagan Raya. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan,  satu unit sepeda motor merek Honda Bead dengan nomor Polisi BL 3150 EAE, satu unit sepeda motor merek Supra X 125 dengan nomor Polisi BL 5186 TT, dan satu unit sepeda motor merek Yamaha Vega dengan nomor Polisi BL 5653 EM.

Kapolres Aceh Barat melalui Kasat Reskrim AKP Marzuki, SH menyebutkan. Tersangka diancam tujuh tahun penjara. Ini sesuai Pasal 363 ayat (1) ke 4e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHPidana). Kasat Reskrim juga menjelaskan, sepeda motor hasil curian tersangka, itu dijual ke daerah pendalaman Aceh (desa) dengan taksiran harga Rp 2-3 juta per unit. “Mereka curamor antar kabupaten,” ujar Polres Aceh Barat melalui Kasat Reskrim AKP Marzuki, SH, di Mapolres Aceh Barat.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...