Breaking News

Main Judi Usai Tarawih, 5 Warga Aceh Barat Dibekuk Polisi

Main Judi Usai Tarawih, 5 Warga Aceh Barat Dibekuk Polisi
Pemain judi yang ditangkap (Foto: Aidil Firmansyah)

Meulaboh | Ada 5 orang pelaku Tindak Pidana Maisir (Perjudian) jenis Leng dibekuk polisi. Mereka diringkus saat sedang asik bermain di rumah salah satu dari 5 tersangka di Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Senin (20/5/2019) malam, usai melaksanakan shalat tarawih.

Tiga tersangka yang berperan sebagai pemain judi merupakan warga Desa Gampa, daerah setempat yakni MM (50), SS (44), E (43), RS (29), sementara pemain satu lagi RS (29) warga Desa Lapang. Pemilik rumah juga ikut diringkus personel Kepolisian Polres Aceh Barat, karena dianggap mendukung dengan menyediakan tempat untuk permainan haram itu, yakni Z (40) Warga Desa Padang Seurahet.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Bobby Aria Prakasa mengatakan. Pemain judi dan pemilik tempat diancam dengan pasal berbeda. Dari tangan tersangka polisi menyita uang tunai taruhan  Rp 3 jutaan lebih.

“Penangkapan berdasarkan aduan masyarakat. Hasil penyelidikan dan penyidikan, maka kita menetapkan 4 orant tersangka sebagai pemain dan 1 orang penyedia tempat. Pemilik rumah mendapat fee Rp 25 ribu untuk satu kali main,” ujarnya, Jumat (24/5/2019).

Dijelaskannya, untuk 4 pemain judi diancam Pasal 19 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014, dengan Uqubat Ta’zir cambuk paling banyak 30 kali atau denda paling banyak 300 Gram Emas Murni atau Penjara Paling Lama 30 bulan. Sementara, satu tersangka lainnya yakni Z dikenakan Pasal 20 dengan ancaman cambuk paling banyak 45 kali, denda paling banyak 450 gram emas dan penjara paling lama 45 bulan.

Polisi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melanggar ketentuan agama dan aturan Perundang-undangan, apalagi saat bulan Ramadhan seperti sekarang.

“Kita himbau jangan ada lagi yang bertindak tidak sesuai dengan ketentuan agama dan undang-undang, fokuskan ibadah untuk bulan puasa,” katanya.***

Komentar

Loading...