Terkait Calo PNS di Aceh

Maimun Sebut Safaruddin Sebar Berita Hoax

Maimun Sebut Safaruddin Sebar Berita Hoax
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Dosen Universitas Jabal Ghafur, Maimun membantah penyataan Koordinator YARA, Safaruddin yang  menyebutkan dirinya telah memberikan Surat Keputusan (SK) palsu pada korban calo PNS.

“Bung Safaruddin (Koordinator YARA) telah menyampaikan penjelasan hoax. Dia (Safaruddin) telah menuduh saya dan disampaikan di muka umum. YARA dan Anita Cs seharusnya memperhatikan praduga tak bersalah dalam menyampaikan keterangan,” kata Maimun didampingi Tim Kuasa Hukum Yulfan Pahlawan & Associates di sebuah Cafe, Bathoh, Banda Aceh, Senin (8/10/18).

Menurutnya, sebagai lembaga advokasi masyarakat, YARA tentu harus menjalankan sikap profesionalisme dan integritas, serta tidak asal memberikan penjelasan sebelum mengetahui ‘duduk’ persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Kalau memang terjadi pemalsuan tandatangan Gubernur Aceh, itu bukan saya yang melakukan. Tapi, saya di sini sebagai korban juga dari orang dekat Gubernur Aceh. Dia bernisial MS, mungkin saja dia yang melakukan,” kata Maimun menduga.

Sebelumnya, wanita yatim asal Kabupaten Pidie, Anita Selpitri mengaku ditipu hingga Rp 130 juta, karena belum juga diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), seperti janji sebelumnya. Dia juga mengaku menerima SK palsu dari Maimun.

Anita mengaku, sekira awal 2017 lalu, dirinya ditawari abang sepupunya Maimun untuk menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Aceh. Namun, abang sepupunya itu meminta syarat untuk menyerahkan uang Rp 150 juta. "Karena kami masih keluarga, maka diminta uang Rp 130 juta. Saya juga percaya karena pelaku saudara dekat," sambung abang kandung Anita, Muliadi dalam konferensi pers di Kantor YARA, Lamdingin, Banda Aceh, Senin (24/9/18).***

 

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...