Yang Janggal di Pemkab Pidie

LKPJ Bupati Pidie Berstempel Gubernur Aceh

LKPJ Bupati Pidie Berstempel Gubernur Aceh

Sigli | Beginilah jika pemerintah menempatkan orang atau staf  yang tidak sesuai tupokdinya.

Lihatlah, ada kejanggalan dari pidato Bupati Pidie, yang dibacakan Wakil Bupati Pidie, saat pembukaan Sidang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Pidie, tahun 2018, yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Kamis (20/6/2019) di Sigli.

Nah, pada naskah pidato tertera stempel Gubernur Aceh yang seyogianya stempel tersebut tidak boleh digunakan.

Anehnya mengapa stempel gubernur ada di Sekretariat Kabupaten (Sekdakab) Pidie. Bahkan anggota DPRK Pidie, Isa Alima, terpaksa melakukan interupsi setelah Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud membaca pidato Bupati, pada pukul 11.30 WIB, Kamis hari ini.

Dia langsung mengacungkan telunjuk, melayangkan interupsi dan mempertanyakan kejanggalan dalam dokumen LKPJ yang diterima anggota DPRK.

"Interupsi Bapak pimpinan, mengapa bisa stempel Gubernur Aceh ada di LKPJ. Ada apa ini dan kayaknya kita dikerjain. Aneh, kalau berstempel Gubernur Aceh, jika yang baca wakil bupati, ada apa dan kenapa," ujarnya.

Sementara itu Ketua Fraksi Partai Aceh (F-PA) Jailani alias Atok maju ke depan pimpinan sidang  dan memperlihatkan stempel yang tertera pada salinan LKPJ dan dokumen yang diperlihatkan Jailani, yang ditandatangani Wakil Bupati Fadhlullah, dengan stempel Gubernur Aceh. Usai Isa Alima memprotes disambut tepuk tangan anggota dewan lain.

Sedangkan Pimpinan Sidang Jamaluddin SP, saat itu meminta klarifikasi dari Wakil Bupati Pidie. Terkait stempel Gubernur Aceh yang tertara di pidato wakil bupati. Artinya menurut Jamaluddin, saat dihubungi MODUSACEH.CO, usai sidang pembukaan LKPJ Bupati Pidie, Kamis (20/6/2019), dia mengaku hal itu terjadi, karena  kesalahan sangat fatal meski pada pidatonya saja. Artinya ini menjadi pelajaran bagi eksekutif agar kedepan tidak terulang lagi.

"Saya tidak tahu juga karena saat dibagi kepada anggota dewan tidak melihat stempelnya, tapi setelah Wabup membacanya baru saya tahu kok berstempel gubernur," papar Jamaluddin, SP yang juga Wakil Ketua DPRK Pidie.

Plt Sekdakab Pidie, Maddan, SE saat dihubungi MODUSACEH.CO, tidak menjawab telpon seluler, sehingga tidak berhasil diklarifikasi terkait penggunaan stempel Gubernur Aceh pada pidato Wakil Bupati Pidie.***

Komentar

Loading...