Iklan Ucapan Selamat Puasa Ramadhan
Iklan TRH sambut Puasa Ramadhan 1439

Lima Tersangka Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk

Lima Tersangka Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk

Bireuen | Lima tersangka Pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) berhasil dibekuk anggota Reskrim Polres Bireuen. Mereka merupakan tersangka curanmor lintas kabupaten, sebanyak 33 unit kenderaan roda dua diamankan sebagai barang bukti dari tangan tersangka. Pengungkapan kasus berdasarkan 14 Laporan Polisi (LP) yang masuk ke Polres Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE, SH didampingi Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Riski Adrian SIK dalam press release pengungkapan kasus cunramor di Mapolres setempat, Selasa (13/2/2018). Katanya dari lima tersangka, tiga diantaranya 3 merupakan pemetik atau yang mengambil langsung sepeda motor. “Pelaku memanfaatkan situasi kendaraan bermotor yang sedang ditinggalkan pemiliknya dalam keadaan setang tidak terkunci maupun lupa mencabut kunci kontak pada sepeda motor biasanya diambil menjelang Magrib atau waktu gelap, lalu sepeda motor itu didorong oleh pelaku,” jelas Kapolres. Mereka adalah, KK (19), pelajar, Kota Juang, Bireuen, RV (19 ), Peusangan dan MR (18), pelajar, Kota Juang, Bireuen.

Sementara dua pelaku lainnya adalah penadah barang curian yang berpusat di Bener Meriah. Dua penadah tersebut, yaitu ES (29), Pinto Rime, Bener Meriah dan HS (29) juga dari Pintu Rime, Bener Meriah. Sebut Kapolres Riza, sindikat cunramor ini beroperasi di sejumlah wilayah, meliputi Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bener Meriah dan Bireuen. “Dua orang lagi, penadah, dari Bener Meriah, mereka merupakan sindikat, karena kalau tak ada penampung, yang meminta,” jelasnya.

Sambung Riza lagi, dari 14 laporan, 12 terkait langsung dengan 33 barang bukti yang diamankan, sementara 21 lainnya yang belum ada laporan polisi, dan tidak diketahui pemiliknya. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang pernah kehilangan kendaraan bermotor, namun tidak membuat laporan pengaduan kepada pihak kepolisian, agar dapat mengecek ke Polres Bireuen dengan membawa surat-surat kendaraan lengkap beserta identitasnya,” sebutnya.

Pelaku cunramor tersebut, untuk pemetik dikenakan padal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun dan junto Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun. ***

Komentar

Loading...