Breaking News

Lanjutan Sidang LKPJ Bupati Pidie, Dewan Marahi Panggar Eksekutif

Lanjutan Sidang LKPJ Bupati Pidie, Dewan Marahi Panggar Eksekutif

Sigli | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, dari Fraksi Partai Aceh (F-PA), Anwar Husen berang dan marah terhadap Panitia Anggaran (Panggar) Eksekutif.

Itu terjadi dalam sidang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban, (LKPJ) Bupati Pidie tahun 2018.

Anwar berang bukan tanpa sebab  Karena banyak aset daerah seperti mobil Toyota Camery milik mantan Bupati Pidie dipakai orang yang tidak berhak dan dianggap pengelolaan aset daerah amburadul.

"Saya tanya kenapa mobil mantan Bupati Pidie tidak dilelang dan sempat berkeliaran serta digunakan orang tidak berhak. Banyak sekali mobil aset daerah tidak dilelang dan digunakan pihak lain, tolong jelaskan," kata Anwar kepada jajaran Dinas Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPPKD) Pidie.

Kemarahan anggota dewan itu sangat berasalan. Ini sesuai dengan penjelasan eksekutif yang disampaikan pada sidang LKPJ Bupati Pidie, tahun 2018. Hampir semua anggota dewan yang terlibat dalam Panggar Legeslatif mempertanyakan persoalan itu.

Anwar Husen bertambah emosi ketika jawaban dari Kadis Keuangan Mustafa, bahwa pihaknya akan segera mendata ulang. Bahkan semuanya tercata di dinas yang dipimpinnya.

Keberadaan kenderaan roda dua atau roda empat pada pihak lain menandakan Pemkab Pidie tidak becus menjaga aset daerah yang selama ini perlu didata.

Artinya kata Anwar Husen yang juga Sekretaris Partai Aceh Wilayah Pidie, pemerintah harus menarik kembali semua aset yang dikuasai orang yang tidak berhak, baik aset bergerak atau tidak seperti, toko, tanah dan bangunan lainnya.

Sidang LKPJ yang dibagi tiga tim itu alot dan tegang, karena hampir semua anggota dewan mempertanyakan pertanggung jawaban keuangan yang sudah dikeluarkan tahun 2018.

Jika LKPJ tidak jelas maka sangat berpengaruh pada kinerja pemerintah untuk tahun 2019 ini. "Saya cukup berang melihat kondisi ini karena semuanya tidak jelas," sebut Anwar Husen disela-sela sidang kepada wartawan.***

Komentar

Loading...