KIP Banda Aceh Eksekusi Putusan MK

Kursi Partai Golkar Dapil Syiah Kuala Milik Hj Kasumi Sulaiman

Kursi Partai Golkar Dapil Syiah Kuala Milik Hj Kasumi Sulaiman
Hj Kasumi Sulaiman (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Banda Aceh | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, akhirnya mengeksekusi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). Putusan tersebut dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka KIP Banda Aceh, di Banda Aceh, Selasa (13/8/2019).

Rapat pleno dipimpin Ketua KIP Banda Aceh Indra Milwadi dan diikuti empat komisioner lembaga penyelenggara pemilu tersebut, dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh serta partai politik peserta Pemilu 2019.

Seperti diwartakan antaranews.com, Ketua KIP Banda Aceh Indra Milwadi mengatakan, eksekusi putusan MK dilakukan dengan memperbaiki rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara yang sebelumnya ditetapkan.

"Sebelumnya, kami sudah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara. Namun, karena keputusan Mahkamah Konstitusi, maka kami harus memperbaikinya berdasarkan putusan tersebut," kata Indra Milwadi.

20190813-kip-banda-aceh

Rapat pleno terbuka KIP Banda Aceh dengan agenda pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi, di Banda Aceh, Selasa (13/8/2019. (Antara Aceh/M Haris SA)

Partai Golkar misalnya, mengajukan gugatan PHPU ke MK terkait perolehan suara caleg nomor urut enam DPRK Banda Aceh Daerah Pemilihan 3 Syiah Kuala dan Ulee Kareng atas nama Hj Kasumi Sulaiman.

Gugatan itu muncul karena suara Hj Kasumi Sulaiman di TPS 3 Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, nol. Namun, setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi, suara Hj Kasumi Sulaiman menjadi empat suara.

"Putusan Mahkamah Konstitusi ini harus kami laksanakan lima hari setelah salinan putusan diterima. Mahkamah Konstitusi membacakan putusan PHPU Partai Golkar pada 8 Agustus lalu," kata Indra Milwadi.

Nah, berdasarkan putusan MK itulah terjadi perubahan pada perolehan suara antar calon legislatif (caleg) Partai Golkar di Dapil 3, Syiah Kuala-Ulee Kareng, yaitu Hj Kasumi Sulaiman, caleg nomor urut 6 dengan Maulidawati, caleg nomor urut 7. Perubahan perolehan suara sah caleg Partai Golkar itu terjadi setelah Kasumi menggugat ke MK.

Sedangkan perolehan suara dari partai lain tidak mengalami perubahan. Hasil putusan MK, perolehan suara sah Kasumi berubah menjadi 492 dari sebelumnya 488 atau bertambah empat suara.

Sedangkan suara sah Maulidawati menjadi 23 suara dari sebelumnya 27 suara atau berkurang empat suara. Perubahan itu, membuat Kasumi menjadi peraih suara terbanyak di dapil 3, Syiah Kuala-Ulee Kareng. Sedangkan perolehan suara sah Partai Golkar di Dapil 3 tidak mengalami perubahan yaitu 2.329 suara.

Sebelumnya, suara terbanyak di Dapil 3 diraih Amri yang juga Caleg Golkar, dengan 491 suara yang membuat dirinya mendapat satu kursi DPRK. Tapi setelah putusan MK, perolehan kursi tersebut beralih ke Kasumi Sulaiman.***

 

Komentar

Loading...