Kritik Perang Narkoba di Filipina, Presiden Duterte Sebut PBB 'Bodoh'

Kritik Perang Narkoba di Filipina, Presiden Duterte Sebut PBB 'Bodoh'
Foto: Reuters
Rubrik
Sumber
Okezone.com
MANILA – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Kali ini, Duterte mengatakan organisasi dunia PBB bodoh karena mengkritik metode pemberantasan narkoba yang ia terapkan di Filipina. Kritik itu muncul setelah hampir 1.000 orang meninggal terkait pemberantasan narkoba. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Duterte dalam sebuah pidatonya. Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Filipina itu juga memperingatkan PBB agar tidak ikut campur dalam politik yang sedang berlangsung di Filipina.

Bahkan, Duterte kembali menegaskan ia akan terus menjalankan program antinarkoba meskipun muncul kritik dari berbagai pihak termasuk dari Sekjen PBB, Ban Ki-moon.   "Mengapa PBB begitu mudah terombang-ambing dalam mencampuri urusan republik ini (Filipina)? Hanya ada 1.000 orang (tewas)," kata Duterte dalam acara ulang tahun ke-115 kepolisian Filipina, sebagaimana dilansir The Guardian, Kamis (18/8/2016).

Pada Juni lalu, Ban Ki-moon sempat mengecam dukungan Duterte terhadap pembunuhan di luar hukum. Menurut Ban, tindakan tersebut adalah ilegal dan merupakan pelanggaran terhadap hak-hak dasar dan kebebasan manusia. Merespons hal ini, badan antinarkoba PBB menyatakan sangat prihatin dengan laporan pembunuhan terhadap pengedar dan pengguna narkoba di Filipina.

Setelah dilantik sebagai Presiden Filipina, Duterte langsung mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekstrem terutama dalam pemberantasan obat-obat terlarang. Semenjak awal Mei tahun ini, dilaporkan lebih dari sedikitnya 1.000 orang meninggal dunia dalam perang melawan narkoba. Orang-orang tersebut meninggal dalam operasi petugas keamanan dan lebih dari 400 orang lainnya dibunuh secara misterius. Bahkan, baru-baru ini, Duterte kembali mengultimatum para pejabat tinggi pemerintahan yang terkait dengan peredaran narkoba untuk segera menyerahkan diri.  | sumber: okezone.com

Komentar

Loading...