Breaking News

Setelah OTT Diduga Libatkan Irwandi Yusuf

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Steffy Burase

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Steffy Burase
Tengah (memakai baju hitam) Steffy Burase
Penulis
Rubrik

Banda Aceh l Fanny Steffy Burase, wanita yang dikabarkan istri sah Gubernur Aceh non aktif, Irwandi Yusuf merupakan satu dari empat orang yang telah dicekal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke luar negeri, Sabtu (7/7/18) kemarin. Ini terkait dugaan keterlibatan Steffy Burase, atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah, Ahmadi, dan ajudan Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal serta pengusaha Syaiful Bahri beberapa waktu lalu, yang telah ditetapkan tersangka karena diduga menerima fee DOKA 2018.

"Terhadap pencekalan saksi ke-3 (Steffy Burase), ada informasi terkait aliran dana, yang perlu diklarifikasi dan pertemuan- pertemuan dengan tersangka, yang relevan dengan perkara ini," jelas Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah, khusus pada MODUSACEH.CO, Minggu (8/7/18) malam.

Menurut Febri, para saksi yang dicegah ke luar negeri harus dilakukan untuk kebutuhan pemeriksaan bagi saksi- saksi nantinya. "Terhadap pejabat ULP (Nizarli) dan PUPR (Rizal Aswandi), kami perlu memperdalam proses pengadaan yang dilakukan. Pengadaan yang terkait dengan penggunaan dana DOKA," terang Febri.

Febri menekankan, yang dilakukan KPK di Aceh saat ini adalah proses hukum. Selain itu, kata Febri, KPK diberi tugas untuk melakukan penanganan kasus korupsi. "Penanganan kasus korupsi tersebut perlu mendapat dukungan dari masyarakat, karena yang dirugikan akibat korupsi adalah masyarakat itu sendiri," ungkap mantan Koordinator ICW itu.

Sebelumnya Sabtu (7/7/18), KPK telah mengeluarkan daftar cekal terhadap empat orang yaitu : Kepala ULP Aceh, Nizarli, mantan Kepala PUPR Aceh, Rizal Aswandi, Fanny Steffy Burase, dan Teuku Fidhalatul Amri. Mereka rencanakan akan dimintai keterangan terkait informasi fee DOKA 2018 yang diduga melibatkan Irwandi Yusuf cs yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK beberapa hari lalu.***

Komentar

Loading...