Breaking News

Periksa 60 Saksi di Mapolda Aceh

KPK Bidik Orang Dekat Irwandi Yusuf

KPK Bidik Orang Dekat Irwandi Yusuf
Suara Tanggerang
Penulis
Rubrik

Banda Aceh l Jubir KPK Febri Diansyah mengaku, penyidik KPK memberikan perhatian khusus pada orang-orang dekat Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf, guna mengembangkan kasus DOKA 2018 yang diduga melibatkan Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah non aktif Ahmadi, Staf Khusus Gubernur Aceh, Hendri Yuzal, dan pengusaha Syaiful Bahri yang ditangkap KPK dalam OTT di Aceh, 3 Juli 2018 lalu.

"Peran pihak-pihak lain di sekitar Irwandi Yusuf menjadi perhatian penyidik. Dugaan adanya perintah dan arahan dari Irwandi Yusuf sebagai tersangka terkait proyek- proyek sedang kami cermati," jelas Febri Diansyah pada media ini, Kamis (16/8/18) malam.

Kata Febri, KPK telah menemukan bukti- bukti baru yang mengarah pada dugaan penerimaan-penerimaan lain oleh Irwandi Yusuf, terkait kasus DOK Aceh 2018 dan proyek lain. 

Febri juga menjelaskan. Sejak Senin hingga Kamis (13-16/8/18) telah dilakukan pemeriksaan di Gedung Dirkrimsus Polda Aceh, Banda Aceh, terhadap sekitar 60 saksi untuk para tersangka di kasus suap terkait DOK Aceh 2018. 

Selain itu dilakukan penggeledahan di dua titik pada Rabu (15/8/18) di Banda Aceh. "Unsur saksi yang diperiksa mulai dari Plt Gubernur Aceh, sejumlah Kepala Dinas, para ketua pokja, pihak bank dan swasta," terang Febri.

Dalam kasus ini, Irwandi selaku Gubernur Aceh diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta dari Bupati Bener Meriah, Ahmadi, yang kemudian terungkap dari OTT. Penyerahan uang itu diduga dilakukan melalui dua orang swasta bernama Syaiful Bahri dan Hendri Yuzal.

Ahmadi diduga memberikan uang itu sebagai ijon proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari DOKA Tahun Anggaran 2018. Namun praktik rasuah ini terungkap dari tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK pada Selasa (4/7) malam. Dalam OTT itu, KPK mengamankan sekitar 9 orang, termasuk Ahmadi dan Irwandi. Selain itu, KPK juga berhasil menyita sejumlah bukti berupa uang senilai Rp 50 juta, bukti transaksi perbankan, serta catatan proyek.

KPK kemudian menetapkan 4 orang sebagai tersangka. Irwandi bersama Syaiful Bahri dan Hendri Yuzal ditetapkan sebagai pihak yang diduga menerima suap. Sementara Ahmadi ditetapkan sebagai pihak yang diduga memberikan suap.***

Komentar

Loading...