Koperasi di Simeulue Resmi Diawasi Dewan Syariah

Koperasi di Simeulue Resmi Diawasi Dewan Syariah
Bangun Karya

Simeulue | Kabupaten Simeulue secara resmi memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) di bidang koperasi. Tugasnya, memberi masukan bagi para pelaku usaha agar bergerak sesuai nilai-nilai syariat Islam. Hebatnya tidak semua kabupaten di Aceh memiliki dewan pengawas syariah di bidang koperasi ini.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Ir Ibnu Abbas, mengatakan, dengan adanya dewan pengawas syariah di bidang koperasi ini, diharapkan sejumlah koperasi yang bersifat konvensional dapat beralih menjadi koperasi syariah, sesuai penerapan syariat Islam di Aceh.

"Semoga ke depan sejumlah koperasi konvensional yang ada di Simeulue dapat beralih kepada yang syariah," kata Ibnu Abbas, Rabu, 26/06/2019.

Dikatakan, Dewan Pengawas Syariah ini tidak semua kabupaten memilikinya. Simeulue menjadi salah satu kabupaten yang beruntung mendapatkannya, sebab untuk memiliki dewan pengawas harus memenuhi beberapa persyaratan, serta melalui seleksi ketat di Jakarta.

"Kabupaten kita menjadi salah satu yang beruntung memiliki dewan pengawas syariah, sebab tidak mudah mendapatkan pengakuan ini, salah satunya mesti memiliki sertifikat khusus yang dikeluarkan Dewan Syariah Nasional (DSN) Majalelis Ulama Indonesia, namun meski demikian bagi yang belum ada dapat berkonsultasi dengan kabupaten yang telah memilikinya," jelasnya.

Bangun Karya, S.Sos, MM, Dewan Pengawas Syariah di Simeulue mengatakan, koperasi syariah masih minim jumlahnya.

"Ini merupakan program Gubernur Aceh, untuk mewujudkan nilai-nilai syariat di Aceh, salah satunya melalui koperasi syariah ini," ucap Bangun Karya.

Adanya Dewan Pengawas Syariah di bidang koperasi ini, diharapkan masyarakat yang ingin membuka koperasi bisa berkonsultasi dengan DPS Simeulue sehingga mendapat legalisasi Syariah.

"Dengan adanya dewan syari'ah ini, diharapakan bagi masyarakat yang ingin membuka koperasi atau beralih dari konvensional ke syariah dapat berkonsultasi dengan kami," jelas Bangun Karya.***

Komentar

Loading...