Debat Publik Bupati Bireuen/Wakil Bupati Bireuen

Khalili : Jangan Jadikan Ulama Untuk Peusijuk dan Selfi

Khalili : Jangan Jadikan Ulama Untuk Peusijuk dan Selfi
Penulis
Rubrik

Bireuen | Debat publik kandidat Bupati Bireuen-Wakil Bupati Bireuen yang digelar di Hotel Bireuen Jaya, Kamis 2 Februari 2017, mendapat kritik dari calon Bupati Bireuen  Khalili. Dia menyidir jika selama ini ada pihak yang menjadikan ulama untuk persoalan peusijuk dan setelah itu berselfi. Namun baginya bila terpilih menjadi Bupati Bireuen, ulama akan dilibatkan dalam kepemerintahannya. “Bila nanti saya terpilih, maka  Muhammad Yusuf Wahab (Tu Sop) akan saya libatkan dalam pemerintahan saya,” sebutnya.

Namun, pernyataan itu kemudian dijawab Tu Sop. Katanya, sebagai ulama dia tak mau dipakai seperti pemerintahan dulu. “Kita ini kandidat, mari membangun Bireuen bersama walau tak terpilih, bila saya dipakai saya tak mau diperlakukan seperti gaya pemerintahan masa lalu,” sebutnya. Khalili juga mengkritisi pendidikan Bireuen yang rendah saat Bireuen dipimpin Ruslan yang berada pada peringkat 22 dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

Sementara paslon Begitu Husaini M Amin-Azwar menginggung pemberian jilbab kepada masyarakat yang dilakukan Tu Sop. “Bila Anda katakan maju sebagai bupati dan mengkampanyekan politik sehat, tapi membagi jilbab apakah itu sehat,” tanya Azwar kepada Tu Sop. Pertanyaan itu dijawab Tu Sop dengan santai. Kata Tu Sop Pilkada ini masih dalam proses kebaikan. "Politik sehat memberikan jilbab itu sebab kita masih dalam proses perbaikan dan memberi jilbab itu tidak haram menurut aturan KIP,” sebut Tu Sop.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...