Breaking News

Terkait OTT LSM SIAP

Keuchik Padang Seurahet Akui Berikan Uang Rp 20 Juta untuk Bimtek

Keuchik Padang Seurahet Akui Berikan Uang Rp 20 Juta untuk Bimtek
Mantan Plt Keuchik Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Safril Galih

Meulaboh | Mantan Plt Keuchik Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Safril Galih mengaku, ada memberi dana Rp 20 juta kepada staf LSM SIAP, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Rabu kemarin di Meulaboh.

Staf LSM SIAP yang hingga kini namanya masih dirahasiakan pihak kepolisian setempat itu, diciduk Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Aceh Barat atas dugaan mengumpulkan dana desa Rp 20 juta per gampong.

Mantan Plt Keuchik Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, kepada MODUSACEH.CO menyatakan. Benar ada uang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG), Rp 20 juta yang diserahkan ke pihak LSM SIAP dengan tujuan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang akan diselenggarakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Rp 20 juta untuk dua orang Keuchik dan Bendahara Gampong, alasan ongkos keberangkatan, makan minum, penginapan, dan biaya Bimtek di daerah Provinsi Batam. Padahal tanggal 23 Juni ini berangkat, tapi dibatalkan karena kabupaten memiliki kegiatan lain, biar tidak double,” katanya saat ditemui, Rabu (19/6/2019) malam.

Nah, ternyata bukan hanya Gampong Padang Seurahet, bahkan seluruh gampong yang ada di Kabupaten Aceh Barat juga menyerahkan uang dengan jumlah serupa. Jika dikalkulasikan 322 gampong menyerahkan Rp 20 juta per gampong maka ada 6 Miliar lebih uang yang dikumpulkan LSM SIAP.

Dikatakannya, penggunaan dana gampong untuk Bimtek memang sudah dianjurkan melalui Perbup dan dalam draf APBG juga sudah dianggarkan untuk hal tersebut. Saat menyerahkan kepada pihak LSM SIAP, Galih tidak pernah menaruh curiga dan akan berakhir di kantor kepolisian seperti sekarang ini.

Dirinya memastikan tindakannya menyerahkan uang tersebut sudah sesuai dengan prosedur penggunaan dana desa.

Sebelum menyerahkan uang tersebut, para keuchik juga sudah dirapatkan oleh pihak kecamatan terkait pelaksanaan Bimtek itu.

Dirinya bercerita, dana Rp 20 juta itu, pertama diserahkan langsung oleh dirinya dan Camat ke pihak SIAP di Hotel Meuligo pada Mei 2019, Rp 10 juta, kemudian diserahkan kembali sisanya Rp 10 juta di akhir bulan Mei 2019.

“Saat penyerahan normal-normal saja, ada kwitansinya, ada blangkonya, jadi itu dianggap sudah sesuai, apalagi semua desa ada bukan kami aja. Ini juga sudah dirapatkan di Kantor Camat. Kami sudah mendapat kabar Bimtek sejak Januari 2019 lalu, dan saya juga sudah sampaikan bahwa keuchik dan bendahara akan berangkat ke Batam untuk Bimtek,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, petugas kepolisian melakukan OTT terhadap Staf LSM SIAP pada Rabu siang di Hotel Meuligo. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian masih belum membeberkan pelakunya lantaran masih dalam proses pemeriksaan.***

Komentar

Loading...