Iklan HUT 16 TAHUN MODUS ACEH

Terkait Pelemparan Mobil Tim Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin

Ketua TKD Aceh Maksalmina: Kami Kutuk Keras, Polisi Harus Mengusut Pelaku

Ketua TKD Aceh Maksalmina: Kami Kutuk Keras, Polisi Harus Mengusut Pelaku
Maksalmina dan Erick Tohir (Foto: tribunnews.com)

Banda Aceh | Irwansyah atau akrab disapa Maksalmina, Ketua Kampanye Daerah (TKD) Aceh, pemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI Nomor Urut 01 pada Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma’ruf Amin,  mengutuk keras aksi teror terhadap timsesnya di Kabupaten Bireuen.

Ini sejalan dengan pelemparan satu unit mobil Honda HRV warna  merah milik Sabaruddin Abdullah, Wakil Ketua Tim TKK Bireuen ( Kampanye Kabupaten Bireuen ) di rumahnya, Desa Bireuen Meunasah Dayah, Kecamatan Kecamatan Kota Juang, Bireuen, 29 Januari 2019, sekira pukul 02.00 WIB. “Kami mengutuk keras aksi teror tersebut dan meminta polisi setempat untuk mengusutnya secara tuntas,” kata Maksalmina pada media ini, Rabu (30/1/2019) di Banda Aceh.

Menurut Maksalmina, Sabaruddin merupakan anggota Tim Pemenangan dan Pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Itu sebabnya, dia memasang baliho dan spanduk di dinding, depan rumahnya. Selain itu, sebagai tempat  berkumpulnya para relawan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca Juga : Kaca Mobil Timses Jokowi-Ma'ruf Amin Dilempari OTK

“Peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Kota Juang pukul 11.30 WIB dan 17.40 WIB,  rombongan Polsek dan Polres Bireuen datang ke tempat kejadian. Untuk itu kami meminta pihak berwajib mengusut tuntas aksi teror terhadap timses Capres Jokowi-Ma'ruf Amin,” desak Maksalina.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu unit mobil warna merah merk H-RV, milik salah satu Timses Capres-Cawapres Nomor urut satu, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dilempari orang tak dikenal (OTK). Akibat perbuatan tak elok itu kaca mobil bagian belakang mobil pecah dan berlubang, tak hanya kaca pintu bagian belakang juga mengalami ringsek.

Sabaruddin Abdullah pemilik mobil kepada wartawan, Selasa 29 Januari 2019 mengungkapkan. Mobilnya itu diparkir di garasi rumah, Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Dia memperkirakan kejadian itu terjadi, Selasa sekira pukul 02:00 WIB. “Saya baru tahu kaca mobil pecah saat pagi hari, lantaran diberitahu pekerja di rumah saya,” ungkapnya.

Masih kata dia, seminggu yang lalu pernah diteror mobilnya akan dibakar. ”Ternyata tadi malam sudah kejadian,” katanya.***

Komentar

Loading...