Breaking News

Musprov VI Kadin Aceh, 18-19 Juni 2019 di Banda Aceh

Ketua OC H. Muhammad Iqbal: Insya Allah Persiapan Sudah 90 Persen

Ketua OC H. Muhammad Iqbal: Insya Allah Persiapan Sudah 90 Persen
Ketua Panitia (OC) Musprov kadin Aceh H. Muhammad Iqbal (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh 01

Banda Aceh | Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Aceh Ke-VI memang tinggal satu pekan lagi. Namun, berbagai persiapan, diakui sudah berjalan 90 persen. “Insya Allah, semua berjalan normal. Dari sisi kepanitian, persiapan yang kami lakukan sudah berjalan 90 persen,” jelas Ketua Panitia (OC) Musprov kadin Aceh H. Muhammad Iqbal, Selasa pagi (11/6/2019) di Banda Aceh.

Menurut H. Muhammad Iqbal atau akrab disapa Iqbal Piueng,  Musprov VI Kadin Aceh tahun ini, dikemas berbeda dari perhelatan akbar sebelumnya. Ini ditandai dengan melibatkan berbagai elemen atau lintas sektoral dunia usaha di Aceh. Misal, seluruh asosiasi sebagai panitia pengarah dan pelaksana. “Ini membuktikan bahwa Kadin milik bersama, bukan orang per orang,” tegas Iqbal.

Selain itu, seluruh tokoh dan pengusaha Aceh di Banda Aceh, Medan serta Jakarta, diundang untuk menghadirinya. “Musprov ini sekaligus kita gunakan sebagai ajang bersilaturrahmi dan mengali berbagai potensi dunia usaha, ekonomi serta investasi untuk Aceh,” ujarnya.

Khusus untuk Sumatera Utara, panitia berencana mengundang Gubernur Sumatera Utara, Letjen (Purn) Eddi Rahmayadi. Tujuannya, membangun komunikasi dan sinergitas antara dunia usaha Aceh dan Sumut.

20190611-baliho

Baliho mulai terpasang di berbagai sudut Kota Banda Aceh (Foto: Ist)

Nah, kehadiran Eddi Rahmayadi akan disandingkan dengan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam diskusi awal Musprov VI Kadin Aceh, untuk membahas kerjasama dua poros kekuatan dunia usaha tersebut. “Komunikasi dan undangan telah kita sampaikan, termasuk pada kawan-kawan pengusaha asal Aceh yang kini bermukim di Medan. Mudah-mudahan beliau menyediakan waktu untuk hadir,” harap Iqbal.

Menurut Iqbal Piueng, berbagai potensi dan persoalan dunia usaha serta investasi di Aceh, tak bisa dipikirkan atau dibebankan pada Pemerintah Aceh semata, tapi butuh dukungan dan dorongan dari dunia usaha di Aceh, Medan, Jakarta. Bahkan Batam,” ulas dia.

Itu sebabnya, penglibatan berbagai leading sector menjadi kata kunci dari suksesnya Musprov VI Kadin Aceh tahun ini. “Sadar atau tidak, iklim dunia usaha di Aceh hari ini, baik infrastruktur maupun jasa, usaha kecil dan menengah serta koperasi, butuh berbagai pemikiran dari banyak elemen. Kita belum terlambat untuk bangkit dan memperbaiki semua itu,” ungkap Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Provinsi Aceh ini.

20190611-panitia

Ikbal Piueng bersama beberapa panitia pelaksana Musprov VI Kadin Aceh (Foto: Ist)

Dijelaskan Iqbal Piueng, Musprov akan diikuti 23 Pengurus Kadin Kabupaten dan Kota se-Aceh, termasuk unsur pengurus dan peninjau lainnya. Pembukaan akan dilakukan Ketua Umum Kadin Indonesia ‎Rosan Perkasa Roeslani  di Anjong Mon Mata, Selasa, 18 Juni 2019 malam, sementara berbagai sidang pleno, 19 Juni 2019, berlangsung di Hotel Kryiad Banda Aceh.

Pantauan media ini, aura Musprov VI Kadin Aceh tahun ini mulai menyita perhatian berbagai pihak,terutama kalangan dunia usaha. Ini ditandai dengan terpasangnya sejumlah baliho dan spanduk, pada setiap sudah Kota Banda Aceh. “Kita juga meminta partisipasi dari kawan-kawan di kabupaten dan kota seluruh Aceh,” ucap Iqbal Piueng.***

Komentar

Loading...