Dinilai Tak Dilibatkan Dalam Berbagai Kebijakan

Ketua Harian SOKSI Aceh H. Firmandez: TM.Nurlif One Man Show!

Ketua Harian SOKSI Aceh H. Firmandez: TM.Nurlif One Man Show!
foto: dok.pribadi

Banda Aceh | Ketua Harian Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Aceh, H. Firmandez menilai. Kepemimpinan Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM. Nurlif, cenderung one man show. Terutama dalam mengambil berbagai kebijakan, terkait Partai Golkar Aceh.

Padahal, selaku pendiri Partai Golkar bersama MKGR dan Kosgoro, harusnya Nurlif mengajak seluruh unsur pendiri Partai Beringin ini untuk bermusyawarah dan mufakat dalam setiap kebijakan. Terutama terkait berbagai peristiwa politik seperti; Pilkada, Pileg dan Pilpres.

“Itu sudah terjadi sejak dia (Nurlif) memimpin Partai Golkar Aceh. Sebelumnya, hal itu tidak pernah terjadi,” ungkap Firmandez kepada media ini, Selasa sore (14/8/2018) melalui saluran telpon seluler.

20180814-tm-nurlif

TM.Nurlif (foto: dok. MODUSACEH)

Akibatnya sebut Firmandez, berbagai keputusan dan kebijakan dilakukan “setengah kamar” sehingga memunculkan berbagai “kegaduhan” secara internal. “Sebagai Ketua Harian SOKSI Aceh, saya tidak pernah diajak bicara apapun. Ini sangat tidak baik dalam manajemen dan kepemimpinan partai besar seperti Golkar,” ujar Firmandez. Sikap dan pola kemimpinan  Nurlif dinilai telah ahistoris terhadap SOKSI. “Persoalan ini juga sudah saya sampaikan ke DPN SOKSI,” ungkap Firmandez.

Masih kata Firmandez. “Termasuk kebijakan-kebijakan besar, juga tidak melibatkan pengurus DPD I dan II. Harusnya meminta pemikiran organisasi mendirikan (SOKSI, MKGR, Kosgoro) dan organisasi didirikan seperti; AMPI, AMPG dan lain-lain,” tegas Firmandez.

Tak hanya itu, Ketua Umum DPP Himpunan Pengusaha SOKSI ini juga merasa terhina dengan sikap dan keputusan Nurlif yang menganti T. Maksalmina Ali dari Sekretaris Umum DPD I Partai Golkar Aceh.Padahal, naiknya Nurlif sebagai Ketua DPD I Partai GOlkar Aceh, tak lepas dari suara SOKSI. “Ampon Maks itu adalah kader terbaik SOKSI. Tapi, Nurlif justeru menghancur karir dan karakter Ketua Umum SOKSI Aceh,” kritik Firmandez, yang juga anggota DPR RI Fraksi Golkar asal Aceh. Lantas apa kata Nurlif? Sayangnya, permohonan konfirmasi yang disampaikan media ini sekitar tiga pekan lalu tak direspon.***

 

Komentar

Loading...