Terkait Surat Teguran Kepala BPKS

Ketua Forum Geuchik Sabang: Nova Iriansyah Tak Paham dan Pernah Bohongi Saya!  

Ketua Forum Geuchik Sabang: Nova Iriansyah Tak Paham dan Pernah Bohongi Saya!  
Penulis
Rubrik

 Banda Aceh | Ketua Forum Geuchik Kota Sabang, Adnan Hasyim atau akrab disapa Ayah Nan, menyesalkan surat teguran yang dilayangkan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah kepada Dr. Sayid Fadhil, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) pada 12 Oktober 2018.

Menurutnya, Nova Iriansyah sekaligus Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS) tidak paham apa yang terjadi dalam manajemen dibawah pimpinan Sayid Fadli.

“Saya rasa, Pak Nova (Nova Iriansyah) jangan terburu-buru memberikan surat teguran itu. Baiknya, panggil dulu Pak Sayid (Sayid Fadhil) tanyakan masalah di manajemen, jangan langsung surat. Ini, tidak mengerti persoalan tapi langsung memberikan surat teguran,” ungkap Adnan Ayah Nan pada awak media pers di Banda Aceh, Minggu (28/10/18).

Menurutnya, dengan waktu kepemimpinan Sayid Fadhil yang baru enam bulan berjalan, Nova Iriansyah tidak bisa mengukur keberhasilan sebagai dasar dalam memberikan surat teguran tersebut. Namun, dia bisa memahami jika masa kepemimpinan Sayid Fadhil telah mencapai dua atau tiga tahun.

“Satu butir yang disebutkan dalam surat itu, masalah maskapai penerbangan Garuda yang tidak lagi ada rute Sabang. Itu bukan tugas Sayid Fadli. Itu tugas Walikota Sabang, Nazaruddin. Makanya, saya bilang Pak Nova ini tidak paham apa yang terjadi di dalam tubuh BPKS,” katanya menduga.

Menurut Ayah Nan, beberapa butir lain yang dialamatkan pada Sayid Fadhil telah salah alamat. Misal, cenderung otoriter dan one man show. Dia menduga, Nova Iriansyah telah mendapatkan informasi yang salah.

“Semoga pesan ini sampai pada Nova Iriansyah. Jangan coba-coba ganggu Sayid Fadhil. Kalau macam-macam, maka Pak Nova akan berhadapan dengan kami warga Sabang. Karena, kami paling tahu kondisi di tubuh BPKS, dan kami melihat Pak Sayid masih on the rule,” harapnya.

Selain itu, Ayah Nan juga menuding Nova Iriansyah telah berbohong pada dirinya. Ceritanya, sebelum terpilih sebagai Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pernah berjanji akan memberikan dana sebesar Rp. 500 miliar guna membangun pelabuhan Sabang. Namun, hingga kini janji itu tidak pernah ditepati.

“Saya bilang dia (Nova) pembohong! Tolong sampaikan tuduhan saya ini. Saya bisa mempertanggungjawabkan apa yang saya bilang,” harapnya.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang memberikan teguran keras kepada Kepala BPKS Sayid Fadhil.

Teguran yang disampaikan Nova Iriansyah melalui surat Nomor 515/25881, tanggal 12 Oktober 2018 itu, merujuk pada hasil evaluasi kinerja manajemen BPKS semester pertama 2018.

Dalam surat teguran tersebut, DKS menilai kepemimpinan Sayid sangat lemah dan cenderung otoriter, sehingga telah terjadi perpecahan (ketidakkompakan) dalam manajemen BPKS, akibat dari sikap Sayid yang sering bertindak sendiri. Banyak keputusan strategis diambil tanpa musyawarah dengan unsur manajemen lainnya, sehingga tercermin dalam menjalankan kepemimpinan dengan one man show.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...