Terkait Rumah Sakit Regional Tipe B

Ketua DPRK Bireuen: Kami Tidak Ada Niat Menghambat!

Ketua DPRK Bireuen: Kami Tidak Ada Niat Menghambat!
Penulis
Rubrik

Bireuen | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Ridwan Muhammad mengaku tidak ada terbesit sedikitpun niatnya untuk menghambat berdirinya Rumah Sakit Regional Tipe B di Bireuen.

Ini dikemukannya selaras dengan pernyataan, Keuchik Gampong Cot Buket, Kecamatan Peusangan Teuku Iskandar, Bireuen yang meminta kepada DPRK setempat, jangan menjadi penghambat rencana pembangunan Rumah Sakit Rujukan Regional.

“Sebagaimana yang dikabarkan salah satu media online, kami diminta jangan menjadi penghambat rumah sakit itu. Kami tidak ada keinginan menghambat, kalau kami punya niat menghambat. Kami tidak mensahkan anggaran,” jelasnya.

Disisi lain dia mengatakan lokasi pembangunan rumah sakit yang dinantikan masyarakat Bireuen, pihaknya tidak tahu letaknya persis dimana. “Kami minta kepada bupati agar lokasi itu ada perbandingannya. Bukan hanya satu,” jelasnya.

Lanjut Ridwan Muhammad, asalan ditunjukan lokasi lebih dari satu, sebagai perbandingan lokasi mana yang lebih layak atau bagus. ”Itu pernah kami minta dan kalau bupati usul kepada kami lokasinya, maka kami akan bahas, tidak merepotkan,” terang dia.

Saat ditanya kapan pihaknya mengetaui lokasi rencana pembangunan itu di Kawasan Cot Bukit. Dia mengaku setelah ada perubahan. ”Itupun tidak tertulis, yang kami tahu hanya dari adanya isu yang berkembang,” akuinya.

Sambung Ridwan kembali, yang diketahui pihaknya waktu dulu lokasinya di Kecamatan Jeumpa, tepatnya di Blang Blahdeh. Dan Pemkab Bireuen pernah meminta kepada DPRK Bireuen untuk turun kelapangan. Namun pihaknya tidak pernah turun ke lapangan. Setelah di Blang Bladeh ada juga diisukan pada masa Bupati Ruslan M Daud lokasinya di Kecamatan Juli.

“Di sana dibatalkan lagi karena berdekatan dengan Bataliyon, maka dibatalkan lagi. Lokasi yang ditentukan kali ini di Cot Buket tidak berpodoman kepada Qanun RTRW 2013,” sebut Ridwan.***

Komentar

Loading...