Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri

Ketua DPD KNPI Aceh, Wahyu Saputra: Saya Akan Lapor Balik!

Ketua DPD KNPI Aceh, Wahyu Saputra: Saya Akan Lapor Balik!
Fb Wahyu Saputra
Penulis
Rubrik

Band Aceh | Wahyu Saputra, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengaku, akan melapor balik para pihak yang telah melaporkan dirinya ke Bareskrim Mabes Polri. “Saya juga akan melaporkan balik karena dia (Pengurus DPP KNPI versi Fahd Arafiq, Muhammad Rafik) mengatakan kongres kita ilegal,” tegas Wahyu Saputra pada media ini, Selasa (9/10/18) malam.

Wahyu mengaku tidak ambil pusing dengan laporan tersebut. Karena, laporan berdasarkan bahasa di group WhatsApp, tak ada unsur penghinaan, hanya saja dia menduga pihak pelapor bertujuan ingin menggangu konsentrasi dirinya dalam mempersiapkan Kongres Pemuda yang akan dilaksanakan di Aceh.

“Saya santai saja, bukan persoalan besar. Benar, saya menulis di groub WhatsApp. Itu hanya bahasa di group WhatsApp, tak ada unsur penghinaan, hanya saja tujuannya ingin menggangu konsentrasi saya mempersiapkan kongres,” katanya menduga.

Wahyu juga menjelaskan, tulisanya itu muncul karena Muhammad Rafik menulis kongres yang sedang dia persiapkan ilegal. Itu sebabnya, dia mengaku menjawab dalam grup. “Maka saya jawab saja. Biasa itu, hanya diskusi dalam grup,” ujarnya.

Dia juga mengaku akan mengikuti proses hukum yang akan diambil Penyidik Bareskrim Mabes Polri. Katanya, sebagai warga negara yang patuh dan taat terhadap hukum, ia memastikan akan hadir jika sewaktu-waktu dipanggil. “Kalau upaya damai, belum tahu saya. Terserah dia (Muhammad Rafik) saja. Saya juga berencana akan melaporkan balik karena dia mengatakan kongres kita ilegal,” tegasnya.

Sebelumnya, Pengurus DPP KNPI versi Fahd Arafiq, Muhammad Rafik, melaporkan Ketua DPD KNPI Aceh, Wahyu Saputra ke Bareskrim Mabes Polri, Senin, 1 Oktober 2018. Dia Mengaku telah mendapat pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan, Nomor: STTL/997/X/2018/Bareskrim. Disebutkan, pelapor (Muhammad Rafik) telah melaporkan terlapor (Wahyu Saputra), telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik, sesuai UU Nomor: 19/2016, tentang perubahaan atas UU Nomor: 11 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik, UU Nomor: 1 Tahun 1946, tentang KUHP, Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3), 310 dan 331.

Wahyu Saputra adalah Ketua DPD KNPI Aceh dibawah kepemimpinan Muhammad Rivai Darus, sementara Zikrullah Ibna selaku Ketua KNPI Aceh versi Fahd Arafiq.

Berawal dari komunikasi melalui grup WhatApps. Di sana Wahyu menulis diantaranya; masalahnya dimana bro rafik?, kronologi yang ngajuin anggaran itu kami, wajar kalau kami yang gunakan...Lalu, dibawanya terpasang #SemakinGagalPaham.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...