Kerjasama dengan PDRM, BNNP Aceh Amankan Sabu 20 Kg

Kerjasama dengan PDRM, BNNP Aceh Amankan Sabu 20 Kg
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, kembali mengamankan peredaran narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram, di Dusun Tgk Ulee Uteun, Gampong Kuala Keureuto, Kecamatan Aceh Utara, Sabtu, (10/2/18). Barang haram itu diamankan berkat kerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Faisal Abdul Naser mengatakan. Pengungkapan peredaran sabu ini berawal dari informasi  JSJN –PDRM bahwa akan ada yang menyelundupkan sabu dari Penang (Malaysia) menuju perairan Aceh.

Dari Laporan itu, BNNP Aceh melakukan penyelidikan. Ternyata, sabu yang akan dikirim dari Malaysia itu diduga milik Ikbal (Dek Bat), yang merupakan pemilik sabu seberat 40 Kg yang ditangkap BNNP Aceh di Aceh Timur, 10 Januari 2018. Dek Bat sendiri masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) BNNP Aceh.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut. BNNP Aceh dan Bea Cukai berhasil menangkap Edi di TKP, berikut barang bukti (BB) sabu sebanyak 20 bungkus atau sekitar 20 Kg. Selanjutnya, dari hasil pengembangan BNNP Aceh dengan Polda Aceh , berhasil menangkap Dek Bat di Desa Lambutu, Kecamatan. Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, yang diduga kuat senagai pemilik sabu tersebut. “Kemudian, kita juga mengamankan Said, dia yang melindungi Dek Bat selama menjadi DPO BNNP Aceh,” ujar Faisal Abdul Naser.

Menurut Faisal Abdul Naser, kepada dua tersangka Dek Bat dan Edi akan dikenakan pasal (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang Narkotka No 35 tahun 2009. Sedangkan untuk tersangka Said dikenakan pasal yang berbeda. “Selanjutnya, kita akan mengirim ketiga tersangka pada BNN Pusat yang akan memproses secara hukum,” tegas jendarl bintang satu ini.***

Komentar

Loading...