Dua Ruangan SMA 2 Peusangan Rusak

Kepala Sekolah Harap Pemerintah Bangun Dua Lantai Bangunan Baru

Kepala Sekolah Harap Pemerintah Bangun Dua Lantai Bangunan Baru
Penulis
Rubrik

Bireuen | Kondisi dua ruangan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Peusangan, Kabupaten Bireuen rusak. Sekolah yang dibangun pada tahun 1984 itu, kini plafonnya telah lapuk dan tidak layak direhap.

"Bangunan ini tidak bisa direhab lagi, karena kerusakannya sudah 65 persen," kata Kepala SMAN 2 Peusangan Afriadi M Pd, kepada wartawan, Rabu (27/2/2019).

Begitupun, bangunan yang tersebut masih ditempati para siswa untuk proses belajar.

"Setahu saya ruangan ini dulunya dibangun tahun 1984, jadi sudah 35 tahun usianya. Maka sudah sangat layak dibangun baru," jelas Afriadi.

Kondisi dua ruang bangunan itu membuat sekolah yang dipimpinnya menjadi tak indah. Harusnya dibangun seragam dengan bangunan sekolah lain,” ujarnya.

Disisi lain katanya, SMA 2 Peusangan merupakan sekolah rujukan di wilayah timur Kabupaten Bireuen. Padahal syarat untuk menjadi sebuah sekolah rujukan, harus terpenuhi delapan standar nasional pendidikan.

"Kita hanya memiliki satu laboratorium yakni IPA, selama ini kita menggabungkan fisika dan kimia dalam satu Laboratorium. Alat-alatnya lengkap, yang kurang hanya ruangannya saja," ujar Afriadi.

Itu sebabnya, Afriadi mengharapkan kepada pemerintah baik pusat maupun provinsi, agar dua ruangan bangunan sekolahnya itu dibangun dua lantai, lantaran lahan sekolah tersebut sangat sempit.

“Dengan begitu, selain bisa dimanfaatkan untuk ruangan belajar, bisa kita gunakan untuk penambahan ruangan laboratorium," ungkap kepala sekolah itu.***

Komentar

Loading...