Terkait Surat Pengunduran Diri

Kepala Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Aceh: T. Setia Budi, Marwan Sufi dan Syarifuddin Z Masih Sah Sebagai Pengurus DPP PNA

Kepala Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Aceh: T. Setia Budi, Marwan Sufi dan Syarifuddin Z Masih Sah Sebagai Pengurus DPP PNA
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Jailani M. Ali, SH, MH, Kepala Bidang Pelayanan Hukum di Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Aceh, mengaku. Hingga kini mengaku belum menerima surat usulan pergantian kepengurusan Partai Nanggroe Aceh (PNA), dari DPP PNA. “Sampai hari ini, kita belum menerima itu. Termasuk, orang yang Bapak sebutkan tadi (T. Setia Budi, Marwan Sufi dan Syarifuddin Z. Berarti dia masih sah sebagai Pengurus DPP PNA,” tegas Jailani pada MODUSACEH.CO di Banda Aceh, Selasa, (5/12/17).

Baca: Ternyata T. Setia Budi Pengurus DPP PNA

Kata Jailani, sepanjang tidak ada usulan pergantian kepengurusan dari DPP PNA yang baru. Maka, Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Aceh, hanya mengakui Surat Keptusan (SK) yang lama. Dimana, SK kepengurusan PNA masih tertera T. Setia Budi dan kawan-kawan sebagai salah satu anggota Dewan Panasehat Pusat DPP-PNA. “Karena SK tersebut memiliki kekuatan hukum tetap,” jelas Jailani.

Baca: Rupanya Ada Nama Lain Jadi Pengurus PNA

Begitupun, ia berjanji akan memproses secepat mungkin, bila DPP PNA mengirim usulan perubahan nama-nama kepengurusan PNA. “Kita bekerja sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016, Peraturan Presiden (PP) Nomor 20 Tahun 2007, serta Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2006. Semua sudah jelas tentang tugas kita (Kemekum HAM) Aceh,” ungkap Jailani.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) Miswar Fuady, S.H, Senin (04/12/2017) mengirim surat pengunduran diri tiga kader PNA, yaitu T. Setia Budi, Marwan Sufi dan Syarifuddin Z. Ketiga surat pengunduran diri itu dengan tanggal berbeda. Sesuai surat yang dikirim Sekjen PNA Miswar Fuady, T. Setia Budi kelahiran Banda Aceh, 31 Oktober 1952, mundur sebagai Dewan Penasehat Pusat DPP PNA tanggal 14 Juli 2017.

Baca: Sekjend PNA Kirim Bukti Pengunduran T. Setia Budi, Marwan Sufi dan Syarifuddin Z

Pengunduran ini bukan tanpa sebab. Karena T. Setia Budi merupakan tim panitia seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pemerintahan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah. Padahal, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil disebutkan, seorang panitia tidak menjadi anggota/pengurus partai politik bagi panitia seleksi, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 114 ayat (6) huruf c PP Nomor 11 Tahun 2017 tersebut, pada hakikatnya berlaku untuk seluruh jenis pengisian jabatan.***

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...