Terkait Jebol Lapas Lambaro

Kepala BNN Aceh: Tidak Ada Hubungan dengan Murtala

Kepala BNN Aceh: Tidak Ada Hubungan dengan Murtala
Foto: aceh.tribunnews.com
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Pasca kejadian jebolnya Lembanga Permasyarakatan (Lp) Klas IIA Lambaroe, Banda Aceh. Kamis malam (29/11/2018) lalu, semakin menjadi tanda tanya besar sejumlah khalayak. Pasalnya dari 113 narapidana yang sempat melarikan diri, kebanyakan dari mereka terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Itu pernah diungkapkan Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Drs. H. Rio S. Djambak. “Warga binaan yang melarikan diri ini adalah dominan kasus narkoba," ungkap Rio (30/11/2018).

Sebelumnya, Lapas Klas IIA Lambaro menahan seorang bandar sabu yaitu Murtala Ilyas. Gembong narkoba yang divonis 19 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bireuen, terkait kasus TPPU. Dengan barang bukti uang  Rp 144 miliar.

Adanya bos sabu, disinyalir yang memicu lepasnya narapidana di LP Lambaro, Kamis malam pekan lalu. Benarkah demikian?

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh Brigen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser yang ditemui mengatakan. Jebolnya LP Lambaro tidak ada kaitannya dengan Murtala Ilyas.

“Sudah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap kasus ini," jelasnya usai mengisi acara di Taman Bussanussalatin, Gampong Baru, Baiturrahman Banda Aceh. Selasa, 4 Desember 2018. 

Lanjutnya, sebelum kejadian bobolnya Lapas Lambaro, Murtala sudah dibuat surat yang disetujui Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemnkumham), untuk diperiksa lebih lanjut.

“Dia tidak kabur pada saat kejadian. Langsung kita amankan. Nah, sudah jelaskan," kata Faisal kepada awak media.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...