Kepala BMKG Imbau Warga Aceh Hindari Bangunan yang Sudah Retak

Kepala BMKG Imbau Warga Aceh Hindari Bangunan yang Sudah Retak
Kepala BMKG Andi Eka Sakya/ Foto: Rina Atriana/detikcom
Penulis
Rubrik
Sumber
Detik.com

Jakarta | Kondisi Aceh masih belum stabil setelah dilanda gempa bumi sekuat 6,5 SR di Kabupaten Pidie Jaya karena masih ada potensi gempa susulan ringan. BMKG meminta kepada warga Aceh yang terdampak gempa untuk menghindari tinggal di bangunan yang sudah retak akibat gempa.

"Ada potensi gempa bumi dengan sekala kecil dan saat ini sudah berkurang," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andi Eka Sakya kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/12/2016). Andi mengatakan, gempa dengan sekala kecil tidak akan memberi dampak. Namun, masyarakat harus menjauhi bangunan yang tidak bagus dan reruntuhan.

"Tidak berdampak karena tidak kita rasakan. Tapi, untuk reruntuhan sebisanya dihindari. Jangan masuk sembarangan, kecuali ada yang tahu dengan persis kekuatan dari bangunan tersebut," kata Andi.

Sampai saat ini BMKG mencatat sudah terjadi gempa susulan sebanyak 38 kali. Andi juga memuji masyarakat yang langsung melakukan evakuasi setelah terjadi gempa bumi. "Apa yang terjadi kemarin di Aceh, setelah terjadi gempa, tanpa komando masyarakat lari dan mencari tempat tinggi," kata Andi.***

Komentar

Loading...