Bupati Alokasikan Lahan 50 Hektar

Kemendagri Beri Sinyal Pendirian STPDN di Aceh Besar

Kemendagri Beri Sinyal Pendirian STPDN di Aceh Besar
Mendagri RI Tjahyo Kumolo bersama Karimun dan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali (Foto: antara.com)
Rubrik

Banda Aceh | Penyediaan lahan yang cukup dan sudah bersertifikat, menjadi kunci pendirian dan pembangunan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Aceh. Itu sebabnya, Bupati Aceh Kabupaten Besar, Ir. Mawardi Ali, sepertinya paham betul dengan syarat tersebut, sehingga menyediakan lahan 50 hektar, lengkap dengan sertifikat di daerah ini.

Nah, karena komitmen dan kemudahan tadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo, telah memberi sinyal bahwa Kementrian Dalam Negeri, tertarik untuk membangun Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Alasannya, karena pemerintah setempat mendukung dengan menyediakan lahan.

“Betul, saya ikut mendampinggi Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali dan bertemu Pak Menteri di Jakarta,” ungkap anggota tim pembangunan STPDN di Aceh, Karimun Usman kepada media ini, melalui telpon seluler, Kamis, 13/9/2018.

20180913-karimun-usman

Karimun Usman bersama Ketua DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri (Foto: Ist)

Ketua DPD PDI-P Aceh ini mengaku sudah bertemu langsung dengan Mendagri Tjahyo Kumolo bersama Bupati Mawardi di Jakarta, Selasa (4/9/20018). Saat itu Bupati Mawardi menyerahkan dokumen tanah.

Karimun menyatakan, awalnya pembangunan STPDN itu direncanakan di Kabupaten Bireuen, namun Pemkab setempat belum menyediakan lahan.

"Pemkab Bireuen akan membeli tanah tersebut apabila Kemendagri telah menyetujui pembangunan STPDN tersebut. Ini kan prosesnya menjadi lama, sedangkan Aceh Besar langsung memberikan lahan yang sudah bersertifikat," kata tokoh Aceh Besar ini.

Menurut Karimun, sebenarnya propinsi lain banyak yang berminat daerahnya dijadikan lokasi STPDN, tapi karena Aceh Besar sudah siap, maka Mendagri lebih cenderung ke daerah ini.

Selain itu, Aceh Besar lokasinya sangat strategis, karena selain berdekatan dengan Banda Aceh selaku Ibukota Provinsi Aceh, juga daerah itu terdapat Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blangbintang, sehingga memudahkan bagi dosen "terbang".

Menurut Karimun, apabila di Aceh Besar dibangun STPDN, karena bisa meningkatkan ekonomi di daerah itu. "Jadi, dengan adanya perguruan tinggi di Aceh Besar, selain meningkatkan sumber daya manusia, juga ekonomi di sekitar kampus akan berkembang," katanya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...