Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Kejari Bireuen Tetapkan Tiga Tersangka Proyek Tebing Krueng Samalanga

Kejari Bireuen Tetapkan Tiga Tersangka Proyek Tebing Krueng Samalanga
(Zulhelmi/MODUSACEH.CO)
Penulis
Rubrik

Bireuen | Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga dari Dana Siap Pakai (DSP), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang bersumber dari dana APBN, Rp 6,2 miliar tahun 2016. Akibat kasus korupsi itu, negara mengalami kerugian Rp 1 miliar lebih.

Ketiga tersangka tersebut, dua diantaranya dari rekanan proyek dan satu lagi sebagai Pejabat Pembuatan Komitemen (PPK).

Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Mochamad Jefrry SH, M.Hum dalam konferensi pers di Aula Kantor Kejari setempat, Senin (10/12/2018) usai upacara peringatan Hari Anti Korupsi Internasional dan pembagian serta penempelan sticker anti korupsi.

Sebut Mochamad Jefrry SH yang didampingi Kasi Pidum, T. Hendra Gunawan, Kasi intel, Fakhrillah, SH, MH , Kasi Pidsus Roby Syahputra,SH. Ketiga tersangka dalam kasus tersebut yakni, Muliadi Sulaiman, selaku PPK, tersangka kedua T. Mayuddin, pemilik perusahaan dan tersangka ketiga yaitu Nazaruddin yang merupakan Direktur Perusahaan PT. Yedecober Jaya Abadi.

“Terhadap ketiga tersangka ini minggu depan, 18 Desember 2018 akan dilayangkan pemanggilan dan langsung kita perikasa sebagai tersangka. Kita memperdalam siapa-siapa yang bertanggungjawab pada proyek tersebut. Bisa saja nanti akan timbul tersangka baru, kami tidak tutup-tutupi kasus ini, jangan sampai menimbulkan fitnah,” ungkap Mochmmad Jefrry.

Dikatakannya, perihal jumlah kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tersebut, masih dalam perhitungan, diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar. “Kami tidak berhenti pada tiga orang ini saja yang ditetapkan sebagai tersangka, dari hasil penyelidikan nanti akan berkembang siapa-siapa saja yang jadi tersangka berikutnya,” ungkap Mochamad Jefrry SH.  Terangnya kembali dalam kasus ini, proyek yang dikerjakan kekurangan volume dan tidak sesuai spesifikasi.***

Komentar

Loading...