Breaking News

Kejari Banda Aceh Kembali Eksekusi 2 Terpidana Kasus BRR

Kejari Banda Aceh Kembali Eksekusi 2 Terpidana Kasus BRR
(Azhari Usman/modusaceh.co)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Tim Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Banda Aceh berhasil mengeksekusi dua terpidana Kasus pembangunan tanggul air asin di Lampulo, Banda Aceh pada pekerjaan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) NAD- Nias 2007. Mereka adalah,  Ir Kismunadi dan Arief Setiawan. "Kami kembali mengeksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) RI No. 600 K / Pidana Sus/ 2009 tanggal 07-07-2009 yang telah mempunyai hukum tetap", ungkap Kejari Banda Aceh, Husni Thamrin pada sejumlah awak media di Kantornya, Banda Aceh, Jumat (24/03/17).

Husni melanjutkan, keduanya merupakan Konsultan Pengawas dari PT. BBS pada proyek itu. "Kasus ini satu paket dengan T. Hermansyah yang sudah lebih dulu menjalankan kurungan penjara, yang merugikan negara Rp 780 juta dari Pagu Anggaran Rp. 2,3 milliar", jelas Husni. Keduanya ditangkap di Pekalongan dan Depok dengan tanpa perlawanan.

"Kalau uang pengganti sudah dipenuhi karena perkaranya satu paket, keduanya ini hanya menjalankan kurungan badan masing- masing 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara, setelah di cek kesehatan keduanya akan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lambaro," tegas Husni.

Masih kata Husni sejak November 2016, Kejari Banda Aceh sudah mengeksekusi 10 orang terpidana kasus korupsi yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Berarti, sambung Husni pihaknya sudah berhasil menangkap semua Daftar Pencarian Orang (DPO) yang ada di Kejari Banda Aceh. "Alhamdulillah kami sudah menyesuaikan tunggakan yang telah dibebankan MA, untuk sekarang tidak ada lagi DPO alias Zero dan saya juga mengapresiasi aparat kejaksaan dalam waktu yang relatif singkat sudah berhasil Menangkap semuanya", ucap Husni. ***

Komentar

Loading...