Kejari Banda Aceh Eksekusi Mantan Staf BRR

Kejari Banda Aceh Eksekusi Mantan Staf BRR
terpidana Hendrawan Diandi bin Tjandra Alif (tengah). (Azhari Usman/modusaceh.co)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh berhasil mengeksekusi Hendrawan Diandi bin Tjandra Alif (41), yang sebelumnya telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana percetakan pengadaan buku pada Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) NAD-NIAS  2008 silam. Terpidana telah mempunyai hukum tetap karena sudah turun putusan Mahkamah Agung (MK) Nomor 1346 kapitsus, 23 Agustus 2009.

Kepala Seksi (Kasi)  Pidsus Kejari Banda Aceh Muhammad Zulfan yang didampingi Kasi Intel Himawan, pada awak media di kantornya, Kamis (9/2/2017) mengatakan, proses penangkapan berawal dari tim Kejari mendatangi kediaman terpidana, di Jalan Kenari Blok A 29 Pondok Safari Indah, Kecamatan Pondok Aren, Tanggerang. Namun saat itu terdakwa tidak ada di rumah. Lalu tim Kejari melakukan komunikasi telephone dengan istri terpidana yang akhirnya dapat ditangkap di lantai 7 Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu 8 Februarin 2017 pukul 16:45 WIB. Lanjut Zulfan, terpidana sendiri dijatuhi hukuman penjara 1 tahun dan membayar uang pengganti Rp 350 juta. “Untuk uang pengganti telah dibayarkan, ini hanya kurungan badan saja”, sebut Zulfan. Untuk selanjutnya setelah tes kesehatan terpidana ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lambaro," jelas Zulfan.***

Komentar

Loading...