Kedapatan Bawa Sabu, Calon Penumpang Garuda Diciduk di Bandara SIM

Kedapatan Bawa Sabu, Calon Penumpang Garuda Diciduk di Bandara SIM
ist

Banda Aceh | Calon penumpang maskapai penerbangan Garuda Indonesia berinisial MH (23) diciduk Petugas Avsec Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, karena kedapatan  membawa sabu, Jumat (31/8/18) pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan. MH merupakan mahasiswa asal Kabupaten Bireuen, diamankan bersama barang bukti (BB) 4 paket sabu seberat 600 gram.

“Barang bukti yang diamankan dari pelaku di bandara berupa 4 paket sabu yang sudah dibalut dengan selotip hitam seberat 600 gram dan uang tunai senilai Rp 816 ribu,” ujar AKP Budi Nasuha pada awak media pers, Sabtu (1/9/18) siang.

Dia menjelaskan, pengungkapan ini berawal atas kecurigaan petugas bandara terhadap gerak-gerik pelaku saat memasuki pintu pemeriksaan metal detektor. Saat digeledah, petugas menemukan paket sabu tersebut di dalam celana yang dikenakan MH beserta uang tunai.

“Pelaku diamankan, petugas bandara hubungi kita dan diserahkan ke kita untuk diproses. Tersangka MH kemudian kita bawa ke Mapolresta untuk diperiksa lebih lanjut,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe ini.

Saat diperiksa, MH mengaku barang haram itu diperoleh dari rekannya berinisial BR (25), warga Kecamatan Peusangan, Bireuen. MH mengaku tergiur dengan tawaran BR dan nekat membawa sabu tersebut dengan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia.

“MH nantinya diberi imbalan senilai Rp 15 juta jika berhasil membawa barang ini ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda. Barang didapat dari BR yang diketahui berada di Peusangan, Bireuen,” ungkapnya.

Menerima informasi itu, polisi langsung melakukan pengembangan lebih lanjut dengan bergerak ke Peusangan, Bireuen. Setelah dilakukan pengintaian, akhirnya BR pun ditangkap di rumahnya yang berada di kawasan Gampong Pante Baru, Kecamatan Peusangan.

“BR mengakui barang itu diberikan kepada MH, barang ini sebelumnya didapat dari Adi (nama panggilan) yang berusia sekitar 30 tahun, warga Lhokseumawe, yang kini masih buron. Adi meminta BR mencarikan orang untuk membawakan sabu dengan imbalan Rp 15 juta ke Jakarta,” jelasnya.

Kini, kedua pelaku beserta barang bukti masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.***

 

Komentar

Loading...