Karyawan Kontrak Dirumahkan, ASN Mulai Rajin Masuk Kantor

Karyawan Kontrak Dirumahkan, ASN Mulai Rajin Masuk Kantor
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad Raden mengatakan. Mulai hari ini, karyawan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Gubernur Aceh sudah rutin berkantor. Ini sejalan dengan putusnya kontrak kerja tenaga honorer, sehingga sejumlah posisi dan pekerjaan, dilakukan pegawai negeri sipil (PNS) tersebut.

Penjelasan tadi disampaikan Rahmad Raden pada media ini di salah satu warung kopi, Jalan Mayjen T. Hamzah Bendahara, Kuta Alam, Banda Aceh. Senin, 7 Januari 2018.

Katanya, saat karyawan kontrak dirumahkan, maka banyak ASN yang sudah masuk kantor, dibandingkan hari-hari biasa atau sebelumnya. “Baru hari ini pengawai kontrak tidak berkantor, sehingga banyak ASN ramai bekerja,” jelasnya.

Rahmat mengungkapkan, selama ini tugas-tugas ASN dikerjakan karyawan kontrak. “Tujuan kita merumahkan pegawai  kontrak, untuk memaksimalkan tugas-tugas ASN,  selama ini dikerjakan karyawan kontrak sehingga ASN dapat berfungsi dengan baik,” ungkapnya. 

Selain itu dia mengatakan, nantinya penataan tugas ASN akan disesuaikan kembali dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor: 58 Tahun 2018 serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 49 Tahun 2019,  tentang pegawai atau tenaga kerja pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Rahmad menegaskan, sebelumnya ada 559 karyawan kontrak di Seketariat Daerah Aceh yang telah telah habis masa kerjanya , terhitung 31 Desember 2018. Karena itu, mereka tak bisa menlajutkan kerja di pemerintah.

“Mereka belum memiliki Surat Keputusan (SK) perpanjang kontrak. Nah, kalau mau masuk kantor kita tidak tahu mau bayar pakai apa. Karena tidak ada dana,” ungkapnya. 

Namun, nantinya akan ada beberapa karyawan kontrak yang direkrut kembali apabila dibutuhkan. “Anak kontrak bertahap akan dipanggil lagi, kalau dibutuhkan. Selama ini mereka juga banyak membantu, dan ada beberapa anak kontrak sangat dibutuhkan di kantor. Tapi kita belum tahu jumlah yang akan kita panggil, berapa orang,” jelas pria berkaca mata itu.

Sekedar informasi jumlah tenaga kontrak di Setda Aceh di masing-masing bidang adalah, Biro PBJ (30), Biro Adm Pemb (13), Biro Hukum (12), Biro Kesra (14) , Biro Ekonomi (4), Biro Tapem (15), Biro Humas (47), Biro Organ (5), dan Biro Umum (419).***

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...