Breaking News

Terkait Laporan Partai Aceh

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo: Kasus Denny Siregar Sudah Diterima dan Sedang Dipelajari

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo: Kasus Denny Siregar Sudah Diterima dan Sedang Dipelajari
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: detik.com)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Jakarta | Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menegaskan. Kasus Denny Siregar  yang dilaporkan Ketua Umum DPA Partai Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) melalui Juru Bicara Partai Aceh, H. Muhammad Saleh, didampinggi anggota DPD RI asal Aceh Fachrur Razi dan seorang tokoh Aceh di Jakarta, Fahmi Mada, sudah diterima dan sedang dipelajari.

Informasi ini didapatkan, melalui berita yang diwartakan laman Rakyat Merdeka Online (RMOL), Selasa, 23 Juli 2019.

Sebelumnya, laporan polisi ini disampaikan Mualem melalui Juru Bicara Partai Aceh (PA) Muhammad Saleh bersama anggota DPD RI asal Aceh Fachrul Razi dan Fahmi Mada terhadap aktivis media sosial Denny Siregar. Dia dinilai menghina rakyat Aceh, dengan cara menebar ujaran kebencian, fitnah yang mengandung SARA serta sangat.

"Laporan sudah diterima, sedang dipelajari oleh Dit Siber Bareskrim," sebut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (23/7).

Dedi mengatakan, dalam waktu dekat perkembangan laporan terhadap Denny akan disampaikan setelah Direktorat Siber selesai merampungkan semua keterangan pelapor. "Menunggu update lanjutannya," jelas Dedi.

Juru Bicara Partai Aceh Muhammad Saleh bersama anggota DPD RI asal Aceh Fachrul Razi dan tokoh masyarakat Aceh di Jakarta Fahmi Mada, resmi menerima surat laporan dari pihak Bareskrim Mabes Polri terhadap kasus Denny Siregar atas dugaan penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Aceh, Senin (22/7).

Denny Siregar diduga melakukan penghinaan dan melakukan penistaan agama sebagaimana terdapat dalam Pasal 156 a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 28 ayat 2 UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi.***


 

 

 
 
 

 
 

 
 

 
 

 
 

 
 

 







 
 
 


 
 

 
 

 
 

 
 



 


 
 
 

Komentar

Loading...