JA Terbiasa Jambret Gunakan Cara Kekerasan

Kapolres Lhokseumawe: Waspada Berkenderaan, Terutama Malam Hari!

Kapolres Lhokseumawe: Waspada Berkenderaan, Terutama Malam Hari!
tribratanews-polreslhokseumawe.com

Lhokseumawe | Dari usia yang masih 20 tahun. Rasanya JA tak mungkin melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret. Namun apa lacur, fakta aksi itu sudah sering dilakukan warga Desa Meunasah Blang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe ini.

Itu sebabnya, Sat. Reskrim Polres Lhokseumawe meringkus JA, di Desa Mns. Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Minggu, 27 Mei 2018, sekira pukul 00.30 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan. Tersangka yang juga residivis kasus sabu tersebut, ditangkap setelah adanya laporan korban, terkait pencurian dengan kekerasan, Kamis, 24 Mei 2018 sekitar pukul 21.00 WIB di Desa Mns. Mee Kandang Kec. Muara Dua Kota Lhokseumawe.

Kontributor MODUSACEH.CO Lhokseumawe melaporkan. JA bersama rekannya SA saat itu melakukan perampasan (curas) terhadap 1 unit HP merk Huawei android warna hitam milik korban an. Riski Maulia Ananda (19 tahun) warga Ds. Kumbang Kec. Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

“Dia lakukan dengan cara memukul dan menodongkan gunting ke leher korban, tersangka berhasil membawa kabur HP korban,” papar AKP Budi Nasuha, Minggu (27/05/2018) pagi. Selanjutnya HP tersebut dijual SA Rp. 1.3 juta dan dari hasil penjualan HP tersebut tersangka JA mendapatkan hasil Rp 500 ribu.

Seperti diwartakan laman tribratanews-polreslhokseumawe.com. AKP Budi juga menyebutkan, tersangka mengakui bahwa sebelumnya melakukan curas atau jambret terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) yang mengakibatkan korban luka parah terjatuh dari sepeda motornya saat mengejar pelaku, Selasa (8/5/2018) pagi.

“Korban terpelanting ke badan jalan hingga mengalami luka di sejumlah bagian badannya hingga mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe,” ujarnya. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Terhadap tersangka akan disangkakan melanggar Pasal 365 ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan yang dilakukan malam baik dipekarangan rumah, jalan umum dan lain-lain.

“Jadi ancamannya hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun. Karena pelaku melakukan kejahatannya pada malam di jalan raya atau tempat umum,” jelasnya. Dia  mengimbau masyarakat khususnya perempuan agar waspada saat berkendaraan terutama saat malam. “Kita imbau juga masyarakat jangan membawa uang dan perhiasan berlebihan yang bisa menjadi incaran pelaku kejahatan di jalan,” tuturnya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...