Breaking News

Kapolres Bireuen : Irwan Hanya Iseng Meletakan BOM di GMI Bireuen

Kapolres Bireuen : Irwan Hanya Iseng Meletakan BOM di GMI Bireuen
foto MODUSACEH.CO/Zulhelmi
Penulis
Rubrik
 
Bireuen | Pelaku peletakan benda yang menyurupai BOM (yang kemudian diketahui batu dan wayer) di Gereja Methodis Bireuen Indonesia, dilakukan Irwan (38) alias Aneuk Geutu alias Abu Rayeuk, 7 November 2016 lalu, akan dikenai pasal 335 Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHP). Untuk undang-undang teroris yang akan disanksikan kepada pelaku itu,  masih dipertimbangkan. Alasannya kepolisian Bireuen masih bekerja sama dengan jaksa, apakah akan dikenakan undang-undang itu atau tidak,  mengingat benda yang menyurupai BOM itu tidak meledak dan tidak nyata.
 
“Tidak nyata itu artinya benda yang menyurupai bom itu tak meledak,” jelas Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto SIK, Sabtu 31 Desember 2016 saat gelar kasus akhir tahun di Aula Mapolres Bireuen.
 
Dalam melakukan aksinya itu ternyata pelaku yang berhasil dibekuk pada Senin, 12 Des 2016 lalu, sekira pukul  15.00 WIB di kawasan Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, tidak sendiri.
 
"Dari rekam CCTV ada temannya satu lagi yang berinisal A, kini masih buron. Dalam waktu dekat kita akan menangkapnya. Dia masih ada di sekitar Bireuen, dan orang Bireuen juga,” sebut Kapolres Heru.
 
Dari pengakuan pelaku bukan hanya di GMI Bireuen, Bom di Kelenteng Aceh Utara, juga Irwan  yang meletakkan. Pada Tahun 2015 Polres Lhokseumawe mencacat Irwan telah melakukan penembakan dengan senjata api jenis AK. "Dalam waktu dekat ini dia kita geser ke Polres Lhokseumawe karena di sana juga pelaku mempunyai LP,” kata Heru.
 
Kapolres Bireuen Heru Novianto menyebutkan masih mendalami motif tindakan yang dilakukan Irwan itu. "Kita masih dalami motifnya, sebab menurut pengakuan pelaku hanya karena iseng,” ungkap Heru.***

Komentar

Loading...